Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kolaborasi dengan Bentaya, Motifora Hadirkan "Hujan Tanpa Gulem" Versi Baru

Bali Tribune / Motifora Band
balitribune.co.id | Berawal dari permintaan seseorang (Bentaya-red) untuk meminta ijin meng-cover lagu "Hujan Tanpa Gulem" dengan mengaransement ulang untuk keperluan YouTube, akhirnya membuat Motifora justru kepincut dengan versi baru dari lagu tersebut. Sehingga Ia meminta ijin kepadanya untuk menggunakan konsep musik tersebut untuk digarap oleh Motifora.
 
"Jadi singkat cerita beliau (Bentaya) ijin cover lagu Hujan Tanpa Gulem ini untuk kebutuhan youtubenya, dan setelah jadi kita dengar ternyata bagus dan cocok lagu ini dibuat versi seperti ini. Akhirnya kami minta ijin untuk memakai konsep musiknya," ungkap Tu Nick sang vokalis, Sabtu (22/5) pagi di Denpasar.
 
Tak hanya itu, Tunick juga mengatakan jika dalam lagu Hujan Tanpa Gulam versi terbaru yang dirilis pada Jumat (21/5) kemarin melalui akun YouTube "Motifora Band Official" ini, Bentaya juga ikut terlibat. 
 
"Untuk musiknya di aransemen oleh Bentaya dan Saya sendiri. Jadi peran bBentaya disini komplit lah dari cameramen, editornya juga dia, lightingnya juga dia, bahkan mixing dan mastering lagunya pun dia sendiri ikut terlibat," terangnya.
 
Lagu Hujan Tanpa Gulem sendiri telah dirilis oleh Motifora pada 8 Agustus 2020 yang lalu. Menurut Tunick, keinginan untuk mengaransemen ulang lagu-lagu Motifora telah ada dalam pikirnya. Dipilihnya lagu Hujan Tanpa Gulem sebagai pembuka yang akan ada dalam album ke 4 mereka "RECYCLE" karena Ia melihat lagu Hujan Tanpa Gulem memiliki potensi yang cukup besar untuk lebih bisa diterima masyarakat.
 
"Untuk mengaransemen lagu ulang sebenarnya sudah ada list-nya. Lagunya termasuk lagu-lagu yang lama. Tapi kenapa lagu Hujan Tanpa Gulem ini yang dirilis lebih duluan, karena menurut kami lagu ini potensinya besar untuk lebih di terima dimasyarakat. Kebetulan aransemennya lagu ini yang sudah rampung duluan," ungkapnya.
 
Dikatakan Tunick, yang ingin di sampaikan dari lagu Hujan Tanpa Gulem vesi terbaru ini adalah ingin menunjukan kalau lagu-lagu Motifora bukan hanya bisa di poles dengan nuansa musik melow tapi bisa juga dibuat nge-rock tanpa mempercepat tempo lagu itu sendiri. Itulah yang nantinya akan Ia hadirkan di album ke 4 Motifora.
 
"Kami sudah memiliki list lagu-lagu yang akan di recycle. Tentunya kita ambil dari album pertama sampe album ke 3 dan akan menjadi album ke 4 kami yang bertajuk RECYCLE. Dimana album itu nanti akan ada 14 lagu, 10 lagu yang di daur ulang dan 4 lagu baru," tambahnya.
 
Pria asal Desa Munduk, Banjar, Buleleng ini berharap lagu Hujan Tanpa Gulem ini bisa diterima dari versi sebelumnya.
 
"Intinya kalau mau yang adem bisa didengar versi pertama, kalau mau versi yang agak semangat bisa didengar versi terbarunya," imbuhnya.
wartawan
Redaksi
Category

Bukan Kekeringan, Ini Penjelasan BPBD Tabanan Terkait Penurunan Air di Telaga Tunjung

balitribune.co.id | Tabanan – Informasi mengenai kondisi Telaga Tunjung di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan yang disebut mengalami kekeringan langsung ditindaklanjuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinada Giri bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Baca Selengkapnya icon click

Atlet IODI Tabanan Borong 4 Medali di Kejurnas Dancesport 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Kabupaten Tabanan di tingkat nasional. Tiga pasangan atlet berhasil membawa pulang empat medali, terdiri dari satu medali perunggu dan tiga medali perak pada Kejurnas IODI XVI Tahun 2026 yang berlangsung di Ballroom Hotel Aston Grogol, Jakarta Barat, Sabtu (15/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ajak Lestarikan Lingkungan, Wabup Buleleng Lepas 200 Tukik

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten (pemkab) Buleleng terus menguatkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan Bersih Pantai dan Pelepasan Tukik di Pantai Banjar, Jumat (21/8/2026). Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini mengusung tema “LESTARI”, akronim dari Lestarikan Ekosistem, Selamatkan Tukik, Asri Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Pamit Kenal Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Sinergi dan Pembinaan Warga Binaan Terus Diperkuat

balitribune.co.id | Tabanan – Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, S.Sos., mewakili Bupati Tabanan menghadiri acara Pamit Kenal Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tabanan, bertempat di Aula Candra Prabawa Lapas Kelas IIB Tabanan, Jumat (21/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ancaman Kriminalisasi Jurnalis, Desakan Hapus Pasal Bermasalah di UU Pers Menguat

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi kebebasan pers di Bali saat ini dinilai berada dalam fase yang mengkhawatirkan. Wartawan dilaporkan kerap menghadapi gugatan, surat somasi, hingga tekanan hukum saat menjalankan tugas jurnalistik. Situasi tersebut memicu kekhawatiran serius akan runtuhnya independensi pers akibat maraknya praktik penyensoran diri (self-censorship) di kalangan awak media.

Baca Selengkapnya icon click

Program Pegadaian Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Darurat Gempa NTT

balitribune.co.id | Flores - Pegadaian bergerak cepat membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli”. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pegadaian untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.