Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kondisi Sakit Membaik - Siswa Pengungsi Diperbolehkan Meninggalkan RSUD Bangli

medis
MEMBAIK – Kondisi I Nengah Dodi mulai membaik di posko pengungsian pasca menjalani rawat inap di RSUD Bangli.

BALI TRIBUNE - Setelah sempat menjalani rawat inap selama empat hari, I Nengah Dodi (12) siswa pengungsi asal Banjar Alasngandang, Desa Pempatan, Rendang  yang mengalami patah di pergelangan tangan kirinya akibat terjatuh saat bermain bola di halaman belakang SD 2 Tiga, akhirnya diperbolehkan meninggalkan RSUD Bangli, Selasa (3/10). Sambil diantar oleh kedua orangtuanya, Nengah Sudira (35) dan Ni Wayan Suri (25), siswa kelas VI yang kini bersekolah di SDN 2 Tiga, Susut, Bangli, meninggalkan RSUD untuk  kembali ke posko  pengungsian di bale banjar Kayumabua dengan cara menumpang angkot.

Ditemui di posko pengungsian, Nengah Sudira mengaku tidak pulang ke kampung halaman karena kondisi anaknya yang masih perlu istirahat. Ia mengaku sangat berterima kasih kepada para guru di tempat anaknya bersekolah, karena setiap hari  para guru menjenguk anaknya di RSUD Bangli. “Para guru yang mengantar anak saya ke Rumah sakit, begitupula setiap hari saat  menjalani  rawat inap  ada beberpa guru yang datang ke RSUBangli,” ujarnya.

 Bahkan ia mengaku selama berada di pengungsian anaknya akan tetap melanjutkan pendidikan di SDN 2 Tiga. “Untuk rencana memindahkan anak saya sekolah belum terpikirkan, apalagi  sekolah asal di SD 3 Pempatan masih belum buka,” ujarnya.

Lantas disinggung, siapa yang mengantar pulang dari RSUD Bangli hingga ke posko pengungsian, kata Sudira sejatinya pihak RSUD Bangli siap mengantarkanya, namun karena ada kerabat yang siap menjemput, keinginan pihak Rumah sakit kami tolak dengan baik- baik. “Apa yang terjadi kemudian, ternyata kerabat kami tidak bisa menjemput karena ada kesibukan. Karena merasa malu mau minta tolong untuk diantar oleh pihak RSU, terpaksa kami naik angkot dengan ongkos Rp 150.000,” ujar Sudira diamini istrinya Ni Wayan Suri.  

Papar Sudira petugas medis yang menangani anaknya juga mewanti-wanti kami, jika seandainya ada keluhan dari anaknya agar segera datang ke IGD RSUD Bangli. “Hari Senin depan anak saya disuruh datang lagi ke RSUD Bangli untuk melakukan control,”  jelasnya.

Sementara Wadir Pelayanan RSUD Bangli Ketut Darmada mengatakan, pasien I Nengah Dodi (12) masuk ke RSUD Bangli, Sabtu (30/9) sekira pukul 16.00 wita dengan diagnose fraktu1/3 distal os radius 1/3distal ok jatuh. Untuk penanganan sudah dilakukan resposisi hari Senin (2/10) dan diagnoase terakhir post reposisi atebranchi sinistra dan diperbolehkan untuk pulang.

wartawan
Agung Samudra
Category

Waspada Angin Kencang di Bali, Astra Motor Bali Serukan #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi angin yang cukup kencang di sejumlah wilayah Bali menjadi perhatian serius bagi para pengguna sepeda motor. Kondisi cuaca ini dapat memengaruhi keseimbangan dan stabilitas kendaraan, terutama saat melintas di jalan terbuka maupun ketika berpapasan dengan kendaraan berukuran besar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Proyek Dermaga Gilimanuk Picu Antrean Panjang, Polisi Siaga di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara — Pengerjaan peningkatan kapasitas Dermaga Mobile Bridge (MB) 2 di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk berdampak terhadap arus lalu lintas di sekitarnya. Antrean kendaraan yang hendak menyeberang ke Pulau Jawa terpantau mengekor hingga keluar kawasan pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click

Menuju 70 Tahun, Astra Rilis Logo Baru Serta Galang Donasi untuk NTT

balitribune.co.id | Jakarta - Hampir tujuh dekade, Astra tumbuh bersama Indonesia melalui inovasi, kolaborasi, and kontribusi yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat. Perjalanan tersebut terjalin bersama pemerintah, karyawan, mitra, pelanggan, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan di berbagai daerah yang menjadi bagian dari perjalanan Astra hingga hari ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

FIFGROUP Peduli Salurkan 1.200 Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Kupang - Bencana Gempa bumi yang melanda wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) membawa dampak besar bagi masyarakat yang terdampak. Di tengah kondisi tersebut, pemenuhan kebutuhan dasar menjadi salah satu hal penting untuk membantu masyarakat melewati masa tanggap darurat dan proses pemulihan pascabencana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.