Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lagi, Ratusan Santri dari Jatim Tiba di Terminal Mengwi, Diangkut Tujuh Bus, Semua Dinyatakan Bebas Covid-19

Bali Tribune/ PERIKSA - Para santriwati saat menjalani pemeriksaan kesehatan sesaat setelah tiba di Terminal Mengwi, Jumat (3/4/2020).

Balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo, Jawa Timur, kembali tiba di Terminal Tipe A Mengwi, Jumat (3/4/2020). Kali ini santri yang pulang kampung ke Bali adalah santri perempuan alias santriwati. Mereka diangkut dengan menggunakan tujuh bus. Yaitu 211 santri dari Badung dan santri asal Denpasar 138 orang.   Kedatangan para santriwati ini pun langsung diperiksa kesehatannya oleh tim gabungan untuk memastikan mereka tidak terjangkit virus Corona (Covid-19). Petugas menyemprotkan disifektan ke bus pengangkut dan barang bawaan mereka. Kemudian, satu per satu dari mereka diminta untuk mencuci tangan, dilanjutkan dengan masuk ke bilik sterilisasi, melewati petugas kesehatan guna mengukur suhu tubuh. Menurut Pengawas Satgas Covid-19 LPBI NU Provinsi Bali, H Wartha D Sandi, total santri yang tiba di Terminal Mengwi mencapai 211 orang. Santri ini berasal dari pondok pesantren di Sukorejo, Situbondo. Berdasarkan surat sehat dan hasil karantina di pesantren selama 14 hari, mereka dinyatakan sehat semua. Selain itu sesuai standar operational prosedur (SOP) pemeriksaan yang diberlakukan pada setiap santri yang tiba juga telah sesuai dengan arahan pemerintah melalui Satgas Covid-19 di provinsi. Yakni pertama, mengecek dokumen para santri, kalau sudah lengkap baru diperkenankan turun satu persatu, cuci tangan hingga cek kesehatan. “Kami lakukan pengecekan ulang disini (terminal –red) semua dinyatakan lolos,” katanya. 

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.