Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lomba Foto Sea Safari Cruises Tunjukkan Keindahan Bawah Laut Indonesia

Bali Tribune/ usai pengumuman lomba foto bertema "Underwater Photo Competition 2019" di Pelabuhan Benoa, Denpasar

Bali Tribune, Denpasar - Kementerian Pariwisata bersama Sea Safari Cruises menggelar lomba bertema "Underwater Photo Competition 2019" dengan memperebutkan hadiah ratusan juta Rupiah yang diluncurkan di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Sabtu (16/2). Tim ahli Co Branding Wonderful Indonesia, Kementerian Pariwisata, Ravita Datau dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa hal ini sebagai upaya meningkatkan pariwisata Indonesia, makin ditunjukkan dengan "Sea Safari Cruises".          "Kapal tersebut tak hanya secara langsung mengelola paket wisata yang berstandar international untuk memuaskan wisatawan. Namun lewat kegiatan (event) pendukung yang bisa diakses semua pihak dalam rangka mengembangkan objek-objek wisata kelas dunia di Indonesia," katanya.     Dengan dasar dukungan Kementerian Pariwisata dan Sea Safari Cruises menggelar "Underwater Photo Competition" sebagai komitmen nyata untuk mendorong promosi wisata bawah laut di Indonesia yang luar biasa.     Lomba ini diperuntukkan bagi wisatawan Nusantara, dan asing khususnya para diver yang telah menikmati keindahan alam bawah laut Indonesia dan para pecinta fotografi secara umum.     "Dengan peluncuran resmi lomba tersebut, maka event ini resmi bisa diikuti selama periode per 1 Maret hingga 31 Mei 2019," ucap Ravita didampingi Direktur Marketing Sea Safari Cruise, Eva Tanudjaja.     Menurut Ravita, untuk pengambilan foto di bawah laut memerlukan teknik dan alat khusus. Karena itulah dengan lomba ini para wisatawan yang telah menikmatinya dapat berbagi kepada khalayak lebih luas dengan berkompetisi mendapatkan foto yang berkualitas tinggi.     Foto-foto yang masuk tersebut akan dinilai oleh empat juri terpilih, diantaranya Kenal Gani (Group Chief Efitor SWA Media), Jay Wijayanto (Tenaga Ahli Co-Branding Kemenpar RI), Rizanto Binol (Tenaga Ahli Co-Branding Kemenpar RI) dan I Nyoman Suardana (Senior Dive Master Sea Safari Cruises).     Ravita mengharapkan para peserta agar menyertakan foto yang diambil sendiri oleh mereka (original). Foto-foto tersebut harus diambil dari objek wisata bawah laut di wilayah Indonesia.     Begitu juga, foto harus sudah diunggah di media sosial, khususnya Instagram dengan memberi tagar  #sscohotocomp dengan mention akun @seasafari.cruises @tiket.com dan @telkomsel.     Sementara itu, Direktur Marketing Sea Safari Cruise, Eva Tanudjaja menjelaskan, selama ini kekayaan alam bawah laut Indonesia telah memukau wisatawan terutama dari mancanegara. Salah satunya kawasan Raja Ampat yang menjadi 10 objek wisata "underwater" terbaik di dunia. Wisata ke tempat ini sejak lama menjadi paket andalan yang ditawarkan oleh Sea Safari Cruises.     Eva Tanudjaja lebih lanjut mengatakan belum termasuk tempat-tempat wisata bawah laut lain di Indonesia yang telah menjadi favorit dunia. Namun sayangnya ekspos terhadap potensi pariwisata alam tersebut masih perlu ditingkatkan. Promosinya bisa diangkat lebih baik salah satunya harus didorong dengan menunjukkan visualisasi objek wisata tersebut dalam bentuk fotografi.     Sementara itu, Direktur Utama Sea Safari Cruises, Djainuddin mengatakan dengan penandatanganan bersama Kementerian Pariwisata membuktikan bahwa kepercayaan Kemenpar RI kepada pihaknya dapat berjalan baik.     Hal itu juga menunjukkan bahwa ada upaya pemerintah RI lewat Kemenpar terus mendukung pihak swasta yang bergerak di bidang pariwisata. Pihaknya juga akan makin gencar mendukung program-program yang dijalankan Kemenpar, seperti tahun lalu ketika Sea Safari Cruises bisa mengikuti pameran wisata di luar negeri. Dan hal tersebut selaras dengan target yang ingin dicapai untuk peningkatan okupansi sebanyak 90 persen di tahun 2019.    "Tahun lalu okupansi kami masih 70 persen sehingga kami yakin penandatanganan ini bisa mendukung upaya kami tersebut," kata Djainuddin.    Ia menambahkan bahwa Sea Safari Cruises tengah menambah paket wisata terbaru yaitu "sport fishing". Bagi para wisatawan yang berminat mereka bisa menyewa "mother board" untuk kegiatan tersebut. Belum termasuk layanan paket wisata berlayar yang makin diminati seiring perkembangan kepariwisataan Indonesia yang makin baik dengan dukungan infrastruktur terutama pelabuhan.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.