Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mahasiswi Tewas Dalam Kamar Kos, Pacar Jadi Tersangka

Bali Tribune/Korban Ni Made Ayu Serli Mahardika (20) Foto: Fb

balitribune.co.id | Singaraja - Nasib mengenaskan dialami mahasiswi bernama Ni Made Ayu Serli Mahardika (20). Wanita cantik asal Banjar Dinas Senganan Kanginan, Desa Senganan,Kecamatan Penebel, Tabanan itu ditemukan tewas mengenaskan di kamar kostnya. Dari penyidikan polisi, pelaku diduga pacarnya sendiri karena faktor cemburu.

Saat ditemukan, mayatnya tidak hanya mengeluarkan bau busuk, kondisi tubuhnya juga sudah tidak lazim.Temuan jenazah itu tentu saja membuat gempar warga sekitar tempat kost korban di Jalan Wijayakusuma Gang IV Nomor 1 Kelurahan Banyuasri Singaraja. Polisi yang mendapat informasi, langsung bergerak dan berhasil mengungkap sekaligus membekuk pelaku yang diduga teman dekat korban.

Informasi yang dihimpun, penemuan jenazah almarhum Serli bermula saat sejumlah teman kuliahnya salah satu universitas di Singaraja, tidak melihat korban selama empat hari. Salah seorang temannya bernama Ni Kadek Meli Triastuti (19) warga Banjar Dinas Bangbang Desa Rendang, Kecamatan Rendang,Karangasem, mengaku melihat korban Senin (8/4) di kampus. Karena penasaran ia pun mencari korban ke tempat kostnya setelah sebelumnya mencoba menghubungi melalui WhatsApp untuk mengetahui keberadaannya. Namun pesan tersebut tidak dijawab oleh korban melainkan orang lain yang diduga pacar korban.

Karena penasaran, Meli Triastuti lalu mencari korban di kamar kost-nya. Namun, kamar kost korban tertutup tapi sepeda motor DK 2495 HC milik korban masih terparkir di tempat kost. Bahkan, Meli Triastuti bersama ketiga temannya pada Selasa (9/4) kembali mencari korban ke kost-nya, namun tidak ditemukan.

Terakhir, saksi Meli Triastuti bersama temannya kembali mendatangi kamar kost korban pada Kamis (11/4) sekitar pukul 13.00 wita. Mereka terus melakukan pencarian lantaran Serli sebagai Ketua Panitia Pelatihan Kepemimpinan Softskill (PKS). Namun saat sampai di lokasi, mereka mencium bau yang cukup menyengat. Mereka akhirnya membuka pintu kamar kost korban memakai kunci yang berada di jendela luar kamar.Namun tidak berani masuk karena bau yang sangat menyengat. Selanjutnya, mereka menghubungi keluarga Serli.

“Sekitar pukul 10 pagi kami ke kostnya, saat dibuka sudah bau.Kemudian kami tutup lagi karena takut. Selanjutnya kami mendatangi keluarganya di Banyuning untuk melapor,” jelas salah seorang teman korban Serli, Putu Albert Purnama Putra (20). 

Setelah mendapat laporan, keluarga korban curiga lantas menghubungi Polsek Kota Singaraja. Dari informasi itu, anggota Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja langsung mendatangi lokasi. Saat dibuka, anggota sudah mendapati korban Serli dalam keadaan tewas tergeletak.

Olah TKP Unit Reskrim Polsek Kota Singaraja, polisi menemukan pada bagian kepala ditemukan bengkak dan berair, mata melotot, lidah menjulur keluar, dan kulit tubuh mengelupas. Korban langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan pemeriksaan luar. Hasilnya, diduga korban meninggal sudah lebih dari dua hari.

Bahkan dari lokasi kejadian, polisi juga mendapatkan keterangan bahwa diduga korban meninggal akibat adanya aksi kekerasan. Terduga pelaku pun akhirnya mengarah kepada seseorang yang tak lain adalah pacarnya. Kurang dalam waktu 3 jam, akhirnya polisi berhasil mengamankan pelaku KIJ alias K yang ternyata pacar korban. Pelaku berhasil diamankan di wilayah jalan Udayana Singaraja.

Dalam keteranganya, Wakapolres Buleleng Kompol Ronny Riantoko mengatakan, saat pertama ditemukan kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tengadah kepala di utara memakai baju kaos berkerah motif endek warna biru dan celana pendek kain warna biru.

Kondisi mayat pun lebam dan mata keluar, lidah menjulur keluar ada bekas darah menggunakan selimut kain. ”Saat ini masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mengetahui motif dari perbuatan pelaku. Pelaku sudah kami amankan. Kami masih juga masih menunggu hasil otopsi, untuk dapat mengetahui penyebab kematian korban,” jelas Rony.

Polisi juga  mengamankan sejumlah barang bukti untuk penyidikan lebih lanjut, diantaranya, 1 unit handphone dan 1 unit laptop yang ditemukan di sekitar kejadian. ”Jenazah korban dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan otopsi,” tandasnya. 

wartawan
Chairil Anwar
Category

Perkuat Kepedulian Sosial, Astra Motor Bali Salurkan 280 Paket Qurban kepada Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Astra Motor Bali melalui Ikatan Karyawan Astra Motor (IKA) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Satu HATI IKA Peduli” pada Rabu (27/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gudang One Gate Astra Motor ini menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus implementasi nyata nilai sosial perusahaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenpar Sebut Pariwisata Makin Kuat Sebagai Penggerak Ekonomi Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengajak sama-sama mendukung perkembangan pariwisata Indonesia agar dampaknya lebih terasa. Mengingat pada tahun 2026 ini triwulan I 2026, devisa pariwisata mencapai USD 4,05 miliar atau setara Rp68,28 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Emas Hasil Kejahatan, Polda Bali Minta Pedagang Wajib Periksa KTP Penjual

balitribune.co.id | Denpasar - Para pedagang emas (pengamplung) di Bali diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan agar tidak membeli emas hasil tindak kejahatan. Saat melakukan transaksi, pedagang diminta tegas meminta identitas diri dari pihak penjual.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imbas SK Mandek Bantuan Dana Macet, Desa Adat Banyuasri Somasi MDA Bali

balitribune.co.id | Singaraja - Desa Adat Banyuasri, Kecamatan Buleleng, resmi melayangkan somasi kepada Bendesa Agung Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali. Langkah hukum ini diambil lantaran belum diterbitkannya Surat Keputusan (SK) penetapan dan pengukuhan Kelian Adat beserta Prajuru Desa Adat Banyuasri untuk periode 2022–2027.

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Tetap Usut Kasus Penganiayaan Oknum Anggota DPRD Klungkung

balitribune.co.id | Gianyar  - Meskipun dikabarkan telah ada pencabutan laporan dan kesepakatan damai, kasus dugaan pemukulan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Klungkung terhadap seorang sopir kini memasuki babak baru. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gianyar menegaskan tetap mendalami kasus ini dengan meminta keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.