Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Maling Senjata Kapolsek Residivis Karatan

Bali Tribune/ EKSPOS – Polresta Denpasar menghadirkan pelaku pencuri pistol Kapolsek Negara yang ternyata cacat, tapi sudah 10 kali masuk penjara.
balitribune.co.id | Denpasar - Pelaku pencurian senjata api (senpi) jenis pistol milik Kapolsek Negara, Kompol I Ketut Maret di areal Parkir Pura Sakenan, Serangan, Wayan Soma (42) merupakan residivis karatan karena sudah 10 kali masuk Lapas Kerobokan. Dan semuanya adalah tindak pidana kasus pencurian. "Tersangka merupakan residivis yang sudah sepuluh kali keluar masuk penjara,” ujar Wakapolresta Denpasar, AKBP Benny Pramono siang kemarin.
 
Mantan Kapolsek Kuta ini menjelaskan, bahwa Soma terlibat tiga kali pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur, dengan salah satu TKP-nya adalah RSUP Sanglah. Selanjutnya pencurian helm sebanyak tiga kali di Gor Ngurah Rai. Pencurian pakaian tiga kali di wilayah Sanur, Kreneng dan Gor Ngurah Rai. Pada tahun 2017 lalu, tersangka ditangkap dengan kasus pencurian kendaraan bermotor di RSUP Sanglah dan baru keluar dari Lapas pada tahun 2018. "Semuanya kasus yang sama, yaitu pencurian," tegasnya.
 
Meski 10 kali keluar masuk penjara namun tidak membuat tersangka yang merupakan pedagang es keliling ini pensiun dari dunia kejahatan. Ia kembali melakukan pencurian dengan aksi congkel kunci pintu mobil di areal Parkir Pura Sakenan Serangan, Denpasar Selatan, Sabtu (3/8). Ironisnya mobil itu adalah milik anggota polisi. Hasilnya, tersangka menggondol tas kulit coklat berisi pistol jenis HS.9 beserta empat butir peluru. Dan di dalam tas yang dicurinya tersebut juga terdapat uang tunai Rp1 juta di dalam dompet dan surat-surat milik korban. “Peluru dua butir. Dua butir lainnya di dalam tas yang dibuang tersangka ke sungai. Memang yang dua butir ini diambil oleh yang bersangkutan,” terang Benny.
 
Kepada petugas, tersangka mengaku berangkat ke TKP dengan menggunakan ojek pangkalan yang ada di Pasar Kreneng. Dengan memakai baju adat tersangka kemudian turun di jembatan Serangan dan mencari sasaran mobil yang parkir di area Pura. Ia akhirnya menemukan mobil korban yang saat itu pintu mobil bagian kanan belum tertutup rapat. Usai mengambil tas korban, tersangka kemudian kembali ke Pasar Kreneng menggunakan ojek. Saat melalui jalan di Sidakarya, Pura Batan Kendal pelaku sempat turun dan membuka tas tersebut. Senjata api tersebut kemudian disimpan oleh tersangka di bagian pinggangnya. Sementara tasnya dibuang di sungai Tukad Badung. “Sempat menawarkan kepada orang di sekitar Pasar Kreneng dengan menyebutnya softgun. Tidak ada yang membeli. Rp 500 ribu,” jelasnya.
 
Pistol tersebut kemudian dikubur oleh tersangka di gor Ngurah Rai dengan dibungkus plastik warna hitam pada Minggu malam (4/8). Tersangka kemudian dihadiahi timas panas di betis kaki kanannya karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan barang bukti. Ia terancam 7 tahun penjara karena dijerat pasal 363 KUHP. (u)
wartawan
Redaksi
Category

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Gelar Puncak Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih

balitribune.co.id | Tabanan - Jajaran Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Persembahyangan Bersama Upacara Pujawali Jelih Nugtugan Karya Ngenteg Linggih di Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati Tabanan Tahun 2026. Upacara sakral yang berlangsung di Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (3/1/2026), dihadiri langsung Bupati Tabanan I Komang Sanjaya beserta Istri, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, didampingi Wakil Bupati I Made Dirga, beserta Istri, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.