Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Masuki Bulan Puasa, Harga Telur Turun

Bali Tribune/ PETERNAKAN - Salah satu peternakan ayam di Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut Bangli.
balitribune.co.id | Bangli - Harga komoditi telur ayam sejak beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Memasuki bulan puasa justru harga telur ayam menurun di pasaran. Penurunan harga telur dipengarui oleh jumlh permintaan telur oleh konsumen. 
 
Hal tersebut diungkapkan salah seorang peternak ayam petelor, I Kadek Budiartawan, Rabu (15/5). Sebelum puasa berada di kisaran Rp 20.500 per kilogram, dan memasuki puasa harga telur Rp 19.000 per kilogramnya. “Penurunan harga mulai kami rasakan saat dimulai pelaksanaan puasa. Mulai puasa harga telur cenderung menurun,” sebut peternak asal Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli ini.
 
Dikatakan jika permintaan telur akan meningkat beberapa hari menjelang lebaran, kebutuha telur untuk pembuatan kue-kue lebaran. “Berkaca dari pengalaman, biasanya H-7 mulai meningkat permintaan telur yang dibarengi dengan kenaik harga telur,” ujarnya. Kadek Budiartawan menyebutkan dengan harga telur saat ini masih menutupi biaya yang dikeluarkan untuk pakan atau perawatan lainya.
 
Harga pakan bervariasi untuk jagung kisaran Rp 4.200 per kilogram, konsentrat Rp 7.000 per kilogram, dedak Rp 4.000 per kilogram. “Untuk harga pakan masih stabil, dan harga jual telur masih bisa mengimbangi biaya operasional,” bebernya seraya mengatakan produksi/penjulan telur perhari, rata-rata 80.000-100.000 butir. 
 
Di sisi lain, telur yang dihasilkan di peternaknya dipasok keluar Bali, khususnya wilayah timur. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.