Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memperingati Hari Orangutan Sedunia, Bonbon Sapa Pengunjung Bali Safari Park

Bali Tribune/ BONBON – Drh Ni Made Yunik Novita Dewi berikan penjelasan seputar perkembangan Bonbon selama berada di Bali Safari Park, Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar  - Bertepatan dengan Hari Orangutan Sedunia, Senin (19/8), Bali Safari Park, Gianyar, mengajak para pengunjung untuk melihat kelucuan dan aktivitas Bonbon (bayi orangutan) di tempat bermainnya. Dengan melihat tingkah lucu Bonbon yang semakin sehat dan terlihat gembira, diharapkan bisa menggunggah kepedulian pengunjung dan masyarakat terhadap pelestarian orangutan. 
 
“Dengan adanya berbagai aktivitas di Bali Safari pada Hari Orangutan Sedunia ini, diharapkan kesadaran masyarakat dunia terhadap lingkungan, terutama ekosistem hutan tropis yang merupakan habitat orangutan, sehingga dapat mendukung peningkatan populasi orangutan,” ujar Marketing Manager Bali Safari Inneke Ficianirum.
 
Orangutan menjadi satwa kebanggaan Indonesia dan termasuk spesies primata terbesar di Asia. Di mana, terdapat tiga sub-species orangutan, yaitu Orangutan Kalimantan (Pongo Pygmaeus Pygmaeus), Orangutan Sumatera (Pongo Pygmaeus Abelii), dan Orangutan Tapanuli (Pongo Pygmaeus Tapanuliensis).
 
Kondisi populasi ketiga sub-species orangutan tersebut kata Inneke, kini terus mengalami penurunan. “Beradasarkan data dari IUCN Red-List, orangutan termasuk dalam kategori kritis (critically endangered), sehingga bukan tidak mungkin, jika tidak ada upaya yang nyata dalam penyelamatan orangutan, species ini hanya tinggal menunggu waktu untuk punah,” katanya. 
 
Penurunan populasi orangutan disebabkan oleh kerusakan habitat akibat adanya perubahan fungsi hutan menjadi permukiman dan perkebunan. Juga akibat perburuan liar satwa ini yang turut memberi dampak bagi penurunan populasi orangutan, bahkan banyak induk orangutan diburu untuk mendapatkan anaknya guna diperdagangkan atau dijadikan hewan peliharaan. 
 
Seperti kasus penyelundupan bayi orangutan melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, beberapa waktu lalu, yang sempat menghebohkan dunia internasional. Kasus tersebut bermula dari keinginan pelaku untuk menjadikan orangutan sebagai hewan peliharaan, dan hal ini terungkap berkat kesigapan petugas bandara dan BKSDA dalam upaya penyelamatan orangutan di Indonesia. (u)
wartawan
Redaksi
Category

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ACK Bualu Terbakar Hebat, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

ACK Bualu Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran hebat melanda outlet Ayam Crispy Krunchy (ACK) Bualu yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa (20/1) pukul 13.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bobol 10 SD di Jembrana, Pencuri Spesialis Laptop dan Proyektor Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil membekuk DS, seorang spesialis pencurian barang inventaris sekolah yang telah meresahkan wilayah Bali. Pria asal Kabupaten Tabanan ini diketahui telah menyasar sedikitnya 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

LSD Serang Sapi, Distan Buleleng Perketat Karantina

balitribune.co.id | Singaraja - Virus Lumpy Skin Disease (LSD) resmi terdeteksi di Kabupaten Buleleng. Dua ekor sapi di Kecamatan Gerokgak ditemukan terindikasi terjangkit penyakit kulit infeksius tersebut. Menanggapi temuan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bergerak cepat dengan menerapkan karantina wilayah di lokasi terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.