Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengabdi Selama 16 Tahun, Pegawai TU Kecewa dengan Hasil Seleksi Pemerintah

dewan buleleng
Bali Tribune / PENGANGKATAN - DPRD Buleleng undang perwakilan Tenaga TU dan Teknis se-Kabupaten Buleleng kategori R2 dan R3, Tim Pansel Pemkab Buleleng, BPKPSDM dan Dinas Pendidikan terkait pengangkatan menjadi PPPK.

balitribune.co.id | Singaraja - Salah satu pegawa Tata Usaha (TU) yang gagal lolos dalam seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendatangi Gedung DPRD Buleleng, Selasa (20/5/2025). Di hadapan anggota Dewan Buleleng ia mengeluhkan hasil seleksi yang dilakukan oleh pemerintah. Menurutnya, di sekolah tempat bertugas ada tiga tenaga TU dan satupun tidak ada lulus bahkan ada tenaga TU dari luar yang lulus ditugaskan ditempatnya.

“Selama hampir 16 tahun mengabdi disekolah ketika ada harapan untuk di angkat menjadi pegawai penuh waktu malah yang dapat dari pegawai luar sekolah dan kami berharap ada keadilan yang bisa didapat,” ujar Ni Kadek Eli Rusniawati, pegawai TU di SMP 3 Sukasada.

Hal itu Ni Kadek Eli Rusniawati sampaikan dalam rangka memenuhi undangan DPRD Buleleng yang mengundang perwakilan dari Tenaga TU dan Teknis se-Kabupaten Buleleng yang masuk kategori R2 dan R3 bersama Tim Pansel Pemkab Buleleng, BPKPSDM dan Dinas Pendidikan untuk memberi informasi serta langkah-langkah yang akan diambil Pemerintah Daerah terkait dengan terkait pengangkatan menjadi PPPK. 

Pertemuan yang berlangsung di ruang gabungan Komisi DPRD Buleleng, Selasa (20/5/2025), dipimpin oleh Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, A.Md.Kom yang turut dihadiri Wakil Ketua Made Jayadi Asmara, S.Sos, Ketua Komisi I Lur Marleni, Anggota Komisi I, Tim Ahli DPRD Buleleng, Plt. BKPSDM Buleleng, Plt. Disdikpora Buleleng, Tim Pengkaji Teknis Pemkab Buleleng serta perwakilan tenaga TU, Tenaga Kesehatan, Guru dan Teknis se-Kabupaten Buleleng.

Menanggapi keluhan tenaga Tu, Tenaga Kesehatan, Guru dan teknis yang jumlahnya 269 sampai saat ini belum ada kejelasan, Plt. Kadis Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Drs. I Nyoman Wisandika mengatakan R2 dan R3 kita sudah konsultasikan ke Kementerian PANRB dan BKN terkait dengan permasalah ini. 

“Hampir semua wilayah mengalami hal yang sama dengan yang ada di Buleleng, akan tetapi kami terus berkomunikasi dan tim pengkaji dan masih perlu menunggu hasil penggolahan seleksi PPPK tahap kedua. Untuk R2 dan R3 kami dipemerintah daerah terus berupaya untuk memenuhi semua harapan dari teman-teman biar bisa menjadi PPPK dan tentu kita harus mengikuti regulasi yang sudah ada biar tidak menabrak aturan,” jelas Wisandika.

Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya meminta kepada semua pihak untuk terus berupaya menyelesaikan masalah ini sampai semua pegawai yang jumlahnya 269 bisa diangkat menjadi tenaga PPPK. DPRD mendorong kepada pemerintah untuk mencarikan regulasi yang bisa dipakai agar teman-teman pegawai ini yang sudah mengbadi puluhan tahun bisa mendapat keadilan. 

“Kami di DPRD akan mendorong dan mendukung penuh apabila nantinya ada regulasi atau aturan yang bisa menjadikan pegawai ini bisa diangkan menjadi PPPK dengan satu alasan masa pengabdian sudah puluhan tahun bahkan ada yang sudah 16 tahun,” tandasnya.

wartawan
CHA
Category

Ratusan Remaja di Buleleng Ajukan Dispensasi Nikah, PN Singaraja: Rata-rata Usia Sekolah

balitribune.co.id | Singaraja – Pengadilan Negeri (PN) Singaraja mengeluarkan ratusan surat rekomendasi berupa dispensasi untuk melangsungkan pernikahan. Pemberian disepensasi itu diberikan dengan berbagai alasan dan pertimbangan diantaranya karena pernikahan usia dini.

Baca Selengkapnya icon click

Natal Nasional 2025 Astra Serahkan 35 Unit Ambulans

balitribune.co.id | Jakarta - Dalam rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, yang salah satunya adalah bantuan pelayanan medis dan respons darurat, PT Astra International Tbk turut berpartisipasi dengan menyerahkan 35 unit ambulans yang diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah, khususnya dalam menjangkau masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Disbud Larang Undagi Luar Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa teruna (ST) dan yowana di Kabupaten Badung mulai menggeber pembuatan ogoh-ogoh untuk menyambut Hari Raya Nyepi tahun 2026. Untuk menambah semangat anak muda dalam berkreativitas, karya ogoh-ogoh ini akan dilombakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Wacana Penertiban KJA Danau Batur Bikin Petani Ketar-ketir

balitribune.co.id | Bangli - Petani Kuramba Jaring Apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani belakangan ini ketar-ketar terkait wacana penertiban KJA yang dilontarkan Gubernur Bali belum lama ini. Tindak lanjut dari itu, mereka pun sempat mempertanyakan hal tersebut ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli .

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Setujui Pembahasan Dua Ranperda Baru dengan Sejumlah Catatan Ideologis

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi di DPRD Bangli memberikan sejumlah apresiasi dan catatan menyikapi dua Ranperda yang diajukan oleh eksekutif.  Adapun Ranperda dimaksud yakni, Ranperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pasar Perbelanjaan, dan Toko Swalayan serta Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Danu Arta.

Baca Selengkapnya icon click

Luh De Mediastuti Hijrah ke PDI Perjuangan, Sebut untuk Lanjutkan Pengabdian

balitribune.co.id | Mangupura - Ni Luh Gede Mediastuti, politisi asal Banjar Segara, Kuta, resmi meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Keputusan ini diambil sebagai langkah melanjutkan pengabdian yang sejalan dengan idealisme dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.