Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengaku Uangnya di ATM Dibobol, Wisatawan Spanyol Lapor Polisi

LAPOR - Jose Maria Steban, wisatawan asal Spanyol saat lapor polisi karena uangnya di ATM dibobol orang lain di Nusa Lembongan.

BALI TRIBUNE - Jose Maria Steban sambil kebingungan melapor ke Polres Klungkung pada  Kamis (11/10) lalu. Dalam laporannya ke polisi, wisatawan asal Spanyol ini, mengaku telah menjadi korban skimming atau pembobolan mesin ATM, saat melakukan transaksi di mesin ATM salah satu bank yang ada di Nusa Lembongan, Klungkung.  Terkait laporan itu, Paur Humas Polres Klungkung, Iptu I Nyoman Sarjana menjelaskan, dugaan skimming itu terjadi saat Jose Maria Steban melakukan transaksi di salah satu mesin ATM dekat restoran LA Goog Mashroom Beack In Nusa Lembongan, tanggal 13 September 2018 lalu dengan menggunakan kartu debet Mastercard No. 5540620082709883 dan kartu kredit Visa No. 4410820116691954. Namun ketika dirinya melakukan transaksi lagi pada  tanggal 29 September 2018, dia mengaku terkejut  karena  kartu debetnya tidak dapat digunakan karena telah melebihi  batas limit transaksi.  Setelah dilakukan pengecekan transaksi menggunakan internet banking, diketahui terdapat penarikan uang secara beruntun dengn nominal mencapai Rp 175.663.420 oleh pihak lain yang dirinya tidak ketahui. Menyikapi pengaduan Jose Maria Steban ini, Kasat Reskrim Polres Klungkung, AKP Made Agus Dwi Wirawan dihubungi Jumat (12/10) menyatakan masih mempelajari fakta-fakta hukum dari kasus tersebut. "Seperti kita ketahui bersama, tindak pidana ITE berupa skimming, dapat terjadi secara terpisah. Artinya, pelaku dapat mencuri data di wilayah hukum Polres Klungkung dan dapat ambil dananya dari tempat manapun termasuk luar negeri. Atau sebaliknya, pelaku ambil data di luar negeri, namun tarik dananya bisa dalam wilayah kita," jelas Wirawan. Terkait kasus yang dilaporkan oleh korban, pihak kepolisian akan mengecek awal lokasi transaksi penarikan dilakukan oleh pelaku. Hal ini harus koordinasi dengan Bank IBerCAJa Espanyol. Sehingga  diketahui dari wilayah mana pelaku melakukan penarikan uang tersebut. ”Bisa terjadi ini motif asuransi yang ingin dia klaim. Tapi untuk memastikan, hari ini saya bersurat pada banknya untuk mengetahui dimana transaksi itu terjadi mengingat kode penarikannya  ada kode angka 0 banyak sekali,” bebernya tegas.

wartawan
Ketut Sugiana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.