Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Operasi Zebra Agung di Denpasar dan Badung, Kesadaran Masyarakat Masih Kurang

AKP Ni Putu Anne, SIk (kanan) saat memimpin Operasi Zebra di pintu masuk Terminal Mengwi, kemarin.

BALI TRIBUNE - Kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas masih kurang. Memasuki hari kedua Operasi Zebra Agung 2018, Rabu  (31/10), untuk wilayah Denpasar -Badung sudah terjadi lebih dari 100 pelanggaran. Dan jenis pelanggaran didominasi pengendara tidak membawa SIM. Di Badung, operasi selama satu jam di Jalan Raya Pintu Masuk Terminal Mengwi dengan hasil penindakan 23 pelanggaran dan semuanya ditilang. Dari jumlah tersebut, pelanggaran SIM 1 orang, STNK 2 orang, safety belt 10 sopir, penggunaan handphone 4 orang, tanpa menggunakan helm 3 orang dan tanpa surat-surat 3 unit kekendaraan. Dari pelanggaran itu barang bukti yang disita antara lain STNK 15 lembar, SIM 5 dan 3 unit sepeda motor.  "Ini baru satu lokasi operasi dan waktunya satu jam. Dengan jumlah pelanggaran ini, boleh dikatakan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih rendah," ungkap Kasat Lantas Polres Badung AKP Ni Putu Anne, SIk seusai memimpin Operasi Zebra kemarin. Dikatakannya, selama Operasi Zebra Agung 2018 prioritas 7 pelanggaran yang menyebabkan rawan kecelakaan lalu lintas, yaitu penggunaan hanphone saat berkendara, melawan arus, boncengan lebih dari satu orang, pengemudi di bawah umur, berkendara tidak mengenakan helm SNI, pengemudi di bawah pengaruh narkoba dan mabuk, serta pengendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan. "Untuk wilayah Badung tempatnya ada empat titik rawan kecelakaan akibat pelanggaran rambu, marka jalan, kurang konsentrasi karena mengantuk dan lelah, serta tidak menggunakan helm. Di Jalan Raya Dalung, Jalan Raya Kerobokan, Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk di daerah Kapal dan Jalan Raya Denpasar-Singaraja di daerah Sembung sampai Kuwum," terangnya.  Sementara wilayah Denpasar pada hari pertama operasi, Selasa (30/10) menindak 42 pelanggran dan semuanya ditilang. Dari jumlah tersebut, 17 pengendara sepeda motor tidak memakai helm, 5 orang pengendara sambil memakai handphone, 5 pengendara tanpa SIM, 2 pengendara sepeda motor bonceng lebih, 5 pengendara lawan arus, 7 pengendara melanggar rambu lalu lintas dan satu orang melanggar marka jalan. "Barang bukti yang kita amankan, 36 STNK, 6 buah SIM dan dua unit sepeda motor," tutur Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawaty Ismail, SE., SIk kemarin. Sementara operasi pada hari kedua hingga pukul 17.00 Wita kemarin, anggota Sat Lantas Polresta Denpasar sedikitnya menindak 119 pelanggaran. Dari jumlah tersebut, 113 pelanggaran ditilang, sedangkan 6 pelanggaran diberi teguran. "Untuk hari ini (kemarin-red), pelanggaran terbanyak adalah tidak ada SIM," ujarnya. Untuk wilayah Denpasar sendiri, ada tiga titik, yaitu Jalan Gunung Agung, sepanjang Jalan Bypass mulai perempatan Pesanggaran sampai perempatan Grand Bali Beach (GBB), Sanur serta Jalan Dewi Sri, Kuta. "Tiga titik itu rawan pelanggaran lalu lintas sehingga menjadi prioritas dalam Operasi Zebra Agung. Selain tiga titik itu, ruas jalan lain juga tetap disasar," terangnya.

wartawan
Redaksi
Category

Dari Jaringan hingga Logistik, Langkah Nyata Telkomsel Dampingi Pemulihan Flores

balitribune.co.id | Flores - Telkomsel terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur. Melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”, Telkomsel menyalurkan bantuan kemanusiaan di tiga titik terdampak sebagai bagian dari dukungan terhadap proses tanggap darurat dan pemulihan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Eks PMI Alih Profesi Jual Rokok Ilegal, 2 Ribu Bungkus Disita

balitribune.co.id I Negara - Niat memutar modal hasil merantau di luar negeri justru membawa seorang perempuan pemilik warung sembako berinisial N (44) berurusan dengan hukum. Warga asal Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleg, itu diamankan Satreskrim Polres Jembrana setelah kedapatan mengedarkan ribuan bungkus rokok tanpa pita cukai di kawasan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.