Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Orang Berkebutuhan Khusus bisa Bekerja di Hotel

Bali Tribune/ Patricia Ghamami (General Manager Amarterra Villas Nusa Dua) dan Faris Setiabudi (Director of Talent and Culture Accor Indonesia).
balitribune.co.id | Nusa Dua - Accor memulai inisiatif bermakna untuk menciptakan lapangan kerja bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus di Bali dan Indonesia. Untuk itu Accor bekerja sama dengan DNetwork membantu menciptakan peluang kerja bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus di Pulau Dewata.
 
Accor, grup perhotelan terkemuka di Indonesia dengan jaringan lebih dari 125 hotel, bekerja sama dengan DNetwork, sebuah organisasi non-profit yang berbasis di Bali, untuk menyediakan lapangan kerja bagi para penyandang disabilitas di Bali.
 
“Kami sangat bangga bekerja sama dengan DNetwork dalam kolaborasi penting ini yang mendukung upaya kami untuk memberikan kembali kepada komunitas dan membuat perbedaan dalam kehidupan para individu dengan kebutuhan khusus. Melalui program ini, kami melanjutkan untuk mendukung kesempatan kerja di hotel-hotel kami dan membantu memelihara semangat keberagaman dan Inklusi di semua properti kami,” kata Garth Simmons, Chief Operating Officer, Accor Malaysia, Indonesia, Singapore dan South Asia di Bayu Gallery Amarterra Villas Bali, Nusa Dua, Kamis (21/11) sore.
 
Hani Fauzia Ramadhani, Project Manager DNetwork pada kesempatan ini juga mengatakan kerja sama ini memungkinkan pihaknya untuk memberdayakan individu dengan kebutuhan khusus dan membantu mereka memasuki industri perhotelan.
 
“Kami senang bahwa Accor sebagai mitra industri kami mendukung menciptakan ekosistem dan lingkungan kerja yang inklusif bagi mereka,” sebutnya.
 
Berkat inisiatif ini, hotel-hotel Accor akan menyediakan kesempatan dalam bentuk program pre-training dan program hospitality, serta lapangan kerja, dengan bantuan dari DNetwork untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi para penerima dukungan.
 
Kolaborasi ini, yang peluncurannya diadakan di Amarterra Villas Bali Nusa Dua-MGallery, memungkinkan semua hotel Accor  membangun tenaga kerja inklusif yang berkembang dengan beragam kemampuan.
wartawan
Arief Wibisono
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.