Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Papan Reklame Bahayakan Pengguna Jalan

BAHAYA - Kondisi papan reklame yang bahayakan pengguna jalan.

BALI TRIBUNE - Papan reklame di seputaran Jalan Raya Kayuambua - Kintamani, tepatnya di depan Pos KTL Polsek Susut, kondisinya mengancam para pengguna jalan. Papan yang terbuat dari besi tersebut sudah mengakarat, serta bagian atas papa reklmae sudah.

Pantauan di lapangan, Kamis (22/3), bagian atas papan reklame tersebut sudah roboh, namun disangga oleh pohon nangka yang tepat berada disebelah papan tersebut. Sehingga bagian atas tidak langsung jatuh. Ada beberpa papan reklame yang kondisinya hampir sama . 

Sekretaris Pol PP dan Damkar Bangli I Dewa Agung Suryadharma, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan segera turun untuk memastikan kondisi papan reklame, serta mencari data kepemilikan papan reklame tersebut, bila pemiliknya membayar pajak tentu kelengkapan administrasi jelas sehingga mudah mencari pemiliknya.

Kasub Bid Pendataan, Penilaian dan Penetapan Pajak Daerah Badan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Bangli I Wayan Gede Ariawan mengindikasikan papan reklame yang kondisi sudah rusak tersebut tidak membayar pajak. Bila sudah membayar pajak tentu tidak akan dibiarkan sampai kondisi rusak berat. “Kami akan turun, masalah yang sering kami hadapi adalah sulitnya mencari pemilik papan reklame, karena banyak papan yang justru disewakan,” ungkapnya. 

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.