Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pasokan LNG dari Muara Bakau Ditunda

Keuangan
Deputy Keuangan dan Monetisasi SKK Migas, Parulian Sihotang, bersama Vice President Marketing ENI, Gianluca Bucchi, saat melakukan cek lapangan terkait persiapan pengiriman 22.500 m3 LNG senilai Rp35 miliar dari Lapangan Jangkrik ke terminal LNG Pelabuhan Benoa, Senin (26/6).

BALI TRIBUNE - Distribusi gas alam cair (LNG) dari Muara Bakau ke pengguna yakni PLN dalam hal ini Indonesia Power melalui pelabuhan laut Benoa ditunda untuk sementara. Pasalnya, stok LNG di PLN masih dianggap mencukupi.

“Tadi saya ditelepon Dirut Indonesia Power yang mengatakan stoknya masih banyak. Jadi sementara ditunda dulu,” ujar Deputi Keuangan dan Monetisasi SKK Migas, Parulian Sihotang, Senin (26/6), di sela-sela pengecekan lapangan terkait persiapan penerimaan kapal kargo LNG pertama yang mengangkut 22.500 m3 LNG senilai Rp35 miliar dari Lapangan Jangkrik ke terminal LNG Pelabuhan Benoa.

Dalam pengecekan itu selain hadir dari Indonesia Power, Pelindo Benoa juga Vice President Marketing ENI, Gianluca Bucchi, yang ingin melihat langsung berbagai kesiapan dalam penerimaan LNG tersebut. Parulian Sihotang mengatakan dari hasil tinjauan lapangan semua sudah siap. “LNG sudah dibeli PLN. Tinggal transfer saja. Nanti kalo sudah konekting saya info lagi,” ujarnya singkat.

LNG yang diangkut Kapal Triputra tersebut saat ini masih di laut. Berdasarkan rilis yang diterima, kargo gas alam cair (Liquefied Natural Gas/LNG) ini yang pertama dari Lapangan Jangkrik, Wilayah Kerja (WK) Muara Bakau yang dioperasikan ENI (kontraktor) dikirimkan ke pasar domestik dari kilang LNG Bontang, Kalimantan Timur pada Kamis (22/6) lalu.

Kargo LNG sebesar 22.500 m3 dikirimkan ke terminal regasifikasi di Tanjung Benoa, Bali, sebagai bagian dari kontrak jangka panjang yang telah ditandatangani dengan PT Pertamina (Persero). Menurut Managing Director ENI Indonesia Fabrizio Trilli, lifting pertama kargo LNG ini merupakan salah satu pencapaian kunci bagi proyek pengembangan Lapangan Jangkrik.

Menurut Trilli, ini adalah salah satu proyek gas laut pertama di Indonesia yang dikembangkan dengan skema percepatan dan mengkonfirmasi komitmen ENI dalam mensuplai gas untuk pengembangan pasar domestik Indonesia. “Saya bangga melihat hubungan yang kuat dan produktif dengan pemerintah Republik Indonesia, Pertamina dan mitra kerja Joint Venture kami di Proyek Jangkrik,” katanya.

Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Sukandar, mengatakan, sebagian besar pasokan gas WK Muara Bakau ditujukan dan diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan pabrik pupuk dan kebutuhan LNG dalam negeri.

Dia menambahkan, pengiriman kargo pertama ini juga sebagai bagian pemenuhan kebutuhan kelistrikan di Indonesia. Hal ini sejalan dengan kebijakan dari Pemerintah Indonesia untuk terus menambah ketersediaan pasokan kelistrikan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Sebagai informasi, Proyek Pengembangan Lapangan Jangkrik ini terdiri dari lapangan gas Jangkrik dan Jangkrik North East yang berlokasi di wilayah kerja Muara Bakau, di laut dalam Selat Makassar. Produksi Jangkrik dari sepuluh sumur bawah laut terhubung dengan Floating Production Unit (FPU) Jangkrik. Saat ini, produksinya sekitar 200 juta standar kubik kaki per hari yang secara bertahap meningkat mencapai 450 juta standar kubik kaki per hari.

Gas tersebut, setelah diproses di FPU, mengalir melalui pipa gas khusus sepanjang 79 km menuju Fasilitas Penerima Darat (Onshore Receiving Facility), kemudian menuju ke Sistem Transportasi Gas Kalimantan Timur (East Kalimantan Transportation System) sebelum akhirnya menuju ke kilang LNG Bontang.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.