Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pemilik Villa Ayu Terra Ubud Laporkan Mujiana ke Polda Bali

Bali Tribune / Linggawati Oetomo (tengah) saat menunjukkan bukti surat tanda terima laporan ke Polda Bali kepada beberapa insan media di Anma Space, Jalan Tukad Badung 226, Renon, Denpasar, Minggu (10/9) malam

baliitribune.co.id | Denpasar - Tak menunggu lama pemilik Ayuterra Resort Ubud melaporkan Mujiana selaku kontraktor "lift maut" ke Polda Bali. Dalam laporan polisi bernomor LP/B/501/IX/2023/SPKT/Polda Bali tertanggal 10 September 2023, Mujiana selaku kontraktor dilaporkan dengan pasal 378 KUHP atas dugaan kasus penipuan.

Pemilik Ayuterra Resort Ubud Linggawati Utomo, Minggu (10/9) malam di Anma Space Jalan Tukad Badung, Denpasar,  dalam keterangan persnya mengatakan, pihaknya merasa ditipu atas dasar pesanan pekerjaan lift (inklinator, red) yang tidak sesuai seperti yang diharapkan hingga merenggut lima nyawa karyawannya.

“Kerugiannya, saya sangat kehilangan kelima karyawan saya. Karyawan yang sangat dekat dengan saya. Kalau materi umpamanya, saya harus tutup itu tidak jadi persoalan. Tapi kalau tentang nyawa itu tidak bisa dihitung, tidak bisa dinilai,” kata Linggawati Utomo sembari menahan tangis didampingi suaminya Vincent Juwono.

"Kami laporkan atas dugaan tindak pidana penipuan," tegas Linggawati Utomo.

Laporan Linggawati ke Polda bali bukan tanpa sebab, pasalnya Linggawati merasa kecewa sekaligus nama baiknya tercemar yang berimbas pada usahanya akibat tidak becusnya pengerjaan lift di resort milikya yang berakibat terenggutnya nyawa 5 orang karyawan. Apalagi hal ini diperparah dengan tidak bisa dihubunginya Juwana melalui selulernya pascainsiden.

Awal Linggawati menjelaskan, dengan bertambahnya kamar di Ayuterra Resort Ubud, dirinya kemudian berencana meningkatkan kapasitas lift menjadi 8 orang (upgrade, red)

Rencana penggantian itu lantaran dirinya sudah tidak ada komunikasi dengan kontraktor sebelumnya yang mengerjakan lift di Ayuterra. Atas perantara seseorang dirinya yang ia lupa namanya Linggawati dikenalkan kepada Mujiana yang infonya merupakan kontraktor untuk mengerjakan lift.

Dalam komunikasi lebih lanjut, Mujiana mengusulkan agar lift di Ayuterra dibuat sama dengan lift yang ada di "Hanging Gardens" Ubud yang menggunakan satu tali sling. Bahkan dengan model seperti itu, Mujiana mengklaim bisa membawa 9 orang.

"Sebetulnya saya sendiri waktu itu merasa kuatir, apa iya dengan satu sling bisa membawa delapan atau sembilan orang sekaligus, padahal lift sebelumnya menggunakan tiga sling. Tapi karena saya bukan orang teknik, ditambah dengan portofolio yang ditunjukkan Mujianan yang katanya ahli dibidangnya, akhirnya kami serahkan pengerjaannya sama dia," ungkap Linggawati.

Entah bagaimana, selang beberapa hari, pemilik "Hanging Gardens" datang ke tempatnya dan mengatakan jika menggunakan lift dengan satu tali sling. Hanya saja kala itu Linggawati tidak bertanya apakah yang mengerjakan lift tersebut Mujiana.

Linggawati mengungkapkan, dirinya menggunakan jasa Mujiana yang awalnya memperlihatkan beberapa sertifkat lisensi untuk membuat inclinator (lift miring) melalui handphone sehingga dirinya pun merasa tidak ada masalah.

"Dari beberapa video yang ditunjukkan, kemudian mengaku pernah mengerjakan di perusahaan-perusahaan besar serta lisensi yang diperlihatkan, berangkat dari sinilah lantas kami meyakini Mujiana orang profesional di bidang itu," tuturnya.

Setelah sepakat dengan nilai kontrak kerja, Mujiana mulai mengerjakan proyek peningkatan kapasitas lift pada bulan Maret 2023. Bahkan hingga muncul insiden putusnya tali sling, belum dilakukan serah terima. Artinya

Dalam kesempatan ini ia menepis anggapan beberapa kalangan yang menuding dirinya harus bertanggung jawab atas keteledoran yang terjadi. Justru Linggawati menegaskan, dirinya tengah berupaya menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas. Linggawati mengaku sangat terpukul dengan adanya kejadian tersebut. Dirinya merasa ditipu sehingga melaporkan Mujiana ke Polda Bali.

"Bukan hanya kerugian materi, tapi yang berat bagi saya kehilangan lima orang karyawan yang sudah saya anggap seperti anak sendiri," ujarnya sambil menahan tangis.

Namun sayangnya ketika akan dikonfirmasi terkait hal kejadian di Ayuterra, hingga berita ini diturunkan, baik Juwana ataupun asistennya tidak bisa dihubungi.

wartawan
ARW
Category

114 Penduduk Pendatang Disasar Sidak Temesi Gianyar

balitribune.co.id | Gianyar - Satpol PP Kabupaten Gianyar bersama Tiga Pilar Desa Temesi bersama melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penduduk pendatang di Banjar Temesi, Desa Temesi, Kecamatan dan Kabupaten Gianyar, Minggu (27/9/2026) malam. Seratus lebih penduduk pendatang diperiksa dan masih ada yang belum laporan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Propam Polres Gianyar Selidiki Anggota Jual Senpi Ilegal 

balitribune.co.id | Gianyar - Usut asal-usul kepemilikan senjata yang diamankan Satreskrim Polresta Denpasar dari seorang pria berinisial Ade Ready MP alias ARM yang ditangkap dalam kasus narkoba, menjadi perhatian serius Kapolres Gianyar. Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Gianyar pun langsung mengamankan personilnya dna kini sedang menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Selengkapnya icon click

Pemotor Oleng Tabrak Truk Angkut Baja Ringan Hingga Tewas

balitribune.co.id | Tabanan – Seorang pengendara sepeda motor, Saiful Anwar (24), tewas di Jalur Denpasar-Gilimanuk usai menabrak truk pengangkut baja ringan di wilayah Kecamatan Kerambitan.

Kecelakaan maut yang melibatkan motor Honda Beat DK 3576 UR dan truk AG 8147 Y tersebut terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 19.40 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Yeh Ngigih Mulai Dibeton, Jalur Gadung Sari-Pesagi Ditutup

balitribune.co.id | Tabanan – Akses jalan penghubung Desa Gadung Sari di Kecamatan Selemadeg Timur dan Desa Pesagi di Kecamatan Penebel melalui Jembatan Yeh Ngigih akan ditutup total mulai Selasa (29/9/2026).

Penutupan rute antarkecamatan tersebut dilakukan seiring perbaikan jembatan yang sudah masuk tahap pembetonan. Penutupan jalur ini diterapkan lantaran material pembetonan akan segera tiba di lokasi proyek.

Baca Selengkapnya icon click

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.