Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penanda-Tanganan MoU Stispol Wira Bhakti dan Bali Costa untuk Bekerja di Jepang

Bali Tribune / PENANDATANGAN - Ketua Yayasan Bali Costa, Then A Li, tatkala menanda-tangani naskah MoU dengan Stispol Wira Bhakti, Rabu (6/7) siang, di Kerobokan.

balitribune.co.id | DenpasarSaat ini Jepang sangat kekurangan tenaga kerja di sektor pertanian dan perawatan lansia. Untuk itu, Yayasan Bali Costa berinisiatif untuk mendidik anak-anak muda (berusia di atas 18 tahun) agar siap dan bisa bekerja di Jepang. Mereka minimal harus tamatan SLTA. Pendidikan akan dilakukan selama enam bulan, untuk mendapatkan dua sertifikat (bahasa Jepang dan keterampilan khusus).

Hal itu dikemukakan Ketua Yayasan Bali Costa, Then A Li, tatkala menanda-tangani naskah MoU dengan Stispol Wira Bhakti, Rabu (6/7) siang, di Kerobokan. Pada kesempatan itu, Ketua Stispol Wira Bhakti, Prof. Wayan Windia mengemukakan, bahwa ia menyambut baik ajakan untuk bekerjasama. Ia berharap agar keluarga besar pejuang di Bali dapat memanfaatkan kesempatan tsb. Bahwa bekerja di Jepang sangat banyak manfaatnya. Paling tidak akan bisa lebih fasih ber bahasa Jepang, paham budaya Jepang yang pekerja keras dan berdisplin yang tinggi. “Semua itu bisa menjdi modal untuk keberlanjutan kariernya di Bali” katanya.

Windia mengatakan bahwa Stispol Wira Bhakti dibangun oleh para pejuang kemerdekaan di Bali. Mereka pada umumnya dalam keadaan yang tidak kaya. Untuk itu, Windia meminta agar biaya pendidikan selama di Bali dapat diringankan oleh Bali Costa. Menanggapi permintaan tsb, Then A Li menyanggupi.  Hanya saja nanti biaya pendidikan selama di Bali dapat dicicil selama 12-18 bulan, dari gajih yang diperoleh di Jepang.

Pada kesempatan itu, Windia juga menyampaikan bahwa pihaknya bersedia menjadi koordinator bagi pendaftaran anak-anak yang berminat. Ia berjanji akan menghubungi beberapa sekolah yang diasuh keluarga besar pejuang. Diantaranya, SMK Wira Bhakti di Denpasar, SMK Giri Pendawa di Rendang, dan SMK PGRI 1 di Badung. Diharapkan dalam waktu dekat, anak-anak yang berminat bekerja di Jepang sudah bisa dididik di Yayasan Bali Costa, dan lanjut bisa bekerja di Jepang. 

wartawan
YUE
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.