Penjualan Spare Parts Suzuki Meningkat | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 13 July 2020 00:18
Hendrik B Kleden - Bali Tribune
Bali Tribune/ Suzuki Genuine Accessories
balitribune.co.id | PANDEMI Covid-19 sempat membuat lesu industri otomotif nasional. Pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) membuat aktivitas dan mobilitas masyarakat menurun tajam. Kendaraan banyak yang terparkir dalam waktu yang lama. Memasuki masa transisi di mana aktivitas ekonomi berangsur pulih, penggunaan kendaraan kembali meningkat. 
 
Hal ini berdampak pada naiknya permintaan akan suku cadang untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum digunakan. Tren positif ini sejalan dengan data PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang menunjukkan peningkatan penjualan suku cadang dan aksesori resmi Suzuki baik SGP (Suzuki Genuine Parts), SGO (Suzuki Genuine Oil), maupun SGA (Suzuki Genuine Accessories) baik untuk mobil, sepeda motor, maupun Outboard Motor (OBM).
 
Sparepart Dept Head PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), Christiana Yuwantie, mengatakan bahwa penjualan suku cadang Suzuki mulai meningkat sejak Juni lalu. "Memasuki masa transisi dan recovery, permintaan konsumen untuk suku cadang memang sudah mulai meningkat dan hampir kembali normal," terang Christiana, belum lama ini.
 
Pernyataan itu dibuktikan dengan total angka penjualan suku cadang Suzuki baik domestik dan ekspor di semua segmen di Juni 2020 mencapai angka 92 persen jika dibandingkan dengan periode bulan yang sama tahun 2019, setelah sempat turun selama tiga bulan berturut-turut pada periode Maret-Mei 2020 sebanyak 32 persen.
 
Meskipun sempat mengalami anjlok total penjualan selama April-Mei 2020 akibat pandemi, namun nilai penjualan suku cadang Juni 2020 sudah mulai mendekati angka penjualan tahun lalu sebesar 91,6 persen. Kontribusi kenaikan nilai penjualan terbesar didapatkan dari penjualan suku cadang sepeda motor sebesar 101,5 persen dan penjualan oli sebesar 126,5 persen.
 
Masa transisi juga membuat total angka penjualan suku cadang OBM di bulan Juni pun mencapai angka 64,3 persen setelah sebelumnya menyentuh angka 13,6 persen di bulan Mei 2020. Christiana menambahkan, meski suku cadang OBM di bulan Juni lalu berangsur naik, namun memang belum terlalu signifikan karena masih sedikitnya wisatawang yang datang.
 
Selain bengkel resmi, aplikasi My Suzuki juga menjadi alternatif saluran pembelian suku cadang selama masa pandemi Covid-19. Tercatat jumlah transaksi telah kembali stabil di bulan Juni 2020. "Jabodetabek menjadi kontributor terbesar penjualan suku cadang dan aksesori di mana Juni lalu berhasil meraih peningkatan revenue sebesar 135,5 persen untuk sepeda motor dan 102,1 persen untuk segmen mobil, dibandingkan tahun lalu periode yang sama," paparnya.
 
Kemudian disusul Jawa Tengah untuk segmen mobil dan sepeda motor, Jawa Timur untuk sepeda motor, dan Sumatera untuk mobil. Lebih lanjut, dia menjelaskan, permintaan masyarakat akan suku cadang dan aksesori akan terus dipenuhi dan dipastikan ketersediaannya. "Kami harap masyarakat bisa tetap aman dan nyaman dalam bertransportasi dengan menggunakan suku cadang resmi," tutup Christiana.