Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyelidikan Kasus Kematian Gek Chandra Sudah Mengarah pada Satu Orang Terduga

tersangka
PEMERIKSAAN - Saat pemeriksaan saksi-saksi dari keluarga korban di ruang penyidik Polres Karangasem.

BALI TRIBUNE - Pelan namun pasti kasus kematian Ni Kadek Chandrawinata, bocah berusia 13 bulan yang diduga tewas dibunuh pada 20 Januari 2015 silam mulai menemukan titik terang. Kendati penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi sudah mengerucut pada satu orang tersangka, namun tim penyidik Polres Karangasem, tidak mau buru-buru untuk menetapkan siapa tersangka dibalik pembunuhan bayi yang baru belajar berjalan putri dari pasangan I Wayan Gede Rata dan Ni Komang Suryati, asal Banjar Iseh, Desa Sinduwati, Kecamatan Sidemen, Karangasem.

Untuk pendalaman penyelidikan guna menguak kasus ini agar terang benderang, Senin (4/6), penyidik Polres Karangasem telah memanggil dan memeriksa lima orang saksi dari keluarga korban. Kelima saksi tersebut memang diajukan atau direkomendasikan oleh Penasihat Hukum (PH) keluarga korban, Siti Sapurah alias Ipung, guna menguatkan hasil pemeriksaan saksi-saksi yang sudah dipanggil dan diperiksa sebelumnya oleh penyidik Polres Karangasem.

Kepada wartawan di sela mendampingi pemeriksaan lima orang saksi kemarin, Siti Sapurah menyampaikan jika memang pihaknya yang meminta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tambahan terhadap beberapa orang saksi yang menguatkan laporan hilangnya hingga korban ditemukan tewas dengan cara tidak wajar pada 20 Januari 2015 silam tersebut. “Ada hal menanrik yang kami dapatkan saat mengobrol dengan penyidik. Ternyata kelima orang saksi ini dulu tidak pernah di BAP di Polres Karangasem, tapi hanya di BAP di Polsek Sidemen,” ungkap Ipung. Jadi tadi penyidik mempelajari lagi apa yang pernah ditanyakan saat BAP di Polsek Sidemen.

“Dari hasil pembicaraan kami dengan mereka, ini terlepas dari BAP sebelumnya ya, memang saat pertama kami ketemu dengan tim. Sudah sangat kuat adanya terduga yang melakukan pembunuhan terhadap korban. Keterangan kelima saksi yang dikonfrontir, ternyata keterangan mereka sama-sama menguatkan terhadap seorang terduga. Kami hanya menginginkan dari kelima saksi yang di BAP hari sekarang, penyidik bisa memperdalam penyidikan dari saksi-saksi sebelumnya yang sudah diperiksa penyidik. Pasti  akan ketemu ujungnya dimana, siapa terduga pelaku pembunuhan itu,”  sebutnya, sembari menegaskan jika kliennya yakni kelima orang saksi yang diperiksa ini masih ada hubungan keluarga dengan korban.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi memang sudah mengarah ke satu orang terduga, ini yang menurutnya masih dikembangkan oleh penyidik. Siapa sih orang tersebut? Kenapa dia berada di sini? Dan empat orang saksi yang diperiksa mengaku melihat langsung seseorang (satu orang yang menjadi terduga,red) di sekitar lokasi tempat hilangnya terakhir korban yakni di rumah orang tersebut.

Saat korban ditemukan oleh warga dan polisi dalam kekadaan tewas dengan tidak wajar, terduga bersama keluarganya tidak keluar rumah, namun sebaliknya yang bersangkutan mengintip dari balik tembok, dan beberapa saat kemudian ada terdengar suara tertawa dalam rumah terduga dan ada pesta kecil di rumah terduga. 

wartawan
redaksi
Category

Keluarga Berintegritas, Rumahku Surgaku

balitribune.co.id | Keluarga berintegritas tengah menjadi impian besar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di dalam upaya mereka memberantas korupsi di tanah air. KPK beranggapan bahwa nilai-nilai antikorupsi perlu tumbuh dan dipraktikkan mulai dari keluarga karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat di mana seseorang belajar tentang kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Bangli Bongkar Sindikat Jual Beli Bayi Lintas Provinsi

balitribune.co.id | Bangli - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangli berhasil membongkar sindikat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dengan modus jual beli bayi. Dalam kasus yang menggegerkan ini, polisi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dan mengamankan empat orang bayi.

Baca Selengkapnya icon click

Pedestrian Gajah Mada Dongkrak Bisnis Lokal

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah kawasan di Bali mulai melirik penataan ruang pejalan kaki dengan perbaikan jalur pedestrian, penataan kawasan, serta upaya pengendalian parkir liar. Setelah Pemerintah Kota Denpasar melakukan penataan di Kawasan Sanur, saat ini perhatian pemerintah tertuju pada Kawasan Heritage Gajah Mada untuk ditata kembali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Dalami Dugaan Pencurian Modus Hipnotis di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Dugaan tindak pidana pencurian dengan modus hipnotis yang oleh WNA  di wilayah Ubud didalami  m serius Satreskrim Polres Gianyar bersama Polsek Ubud. Bahkan secara marathon telah  telah melakukan penyelidikan selama  sepekan. Jejak kendaraan pelaku kini diidentifikasi.

Baca Selengkapnya icon click

Pelantikan Dua PAW Anggota DPRD Gianyar Ditarget Oktober

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah prosesi Pengabenan berjalan Proses Pergantian antar Waktu ( PAW)  dua anggota DPRD Gianyar langsung berproses. Alm IGN Yasa digantikan I Made Wardana dan Alm I Wayan Gede Sudarta digantikan I Kadek Era Sukadana. Pelantikan dan pengambilan sumpah ditarget bulan Oktober 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.