Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Penyelundupan Penyu Hijau Digagalkan

SELUNDUPKAN PENYU - Sebanyak 40 ekor penyu langka dan dilindungi yang hendak diselundupkan dari Madura ke Bali berhasil digagalkan Satuan Polisi Air Polres Karangasem, Kamis kemarin.

Amlapura, Bali Tribune

Jajaran kepolisian Polres Karangasem kembali menggagalkan penyelundupan 40 ekor penyu langka yang diangkut menggunakan kapal motor dari Madura. Untuk penyelidikan lebih lanjut, Kamis (7/4) tersangka dan barang bukti puluhan ekor penyu dilimpahkan ke Polair Polda Bali.

Informasi dihimpun menyebutkan, penangkapan penyelundup penyu hijau langka tersebut dilakukan anggota Sat Polair Polres Karangasem saat melakukan patroli di perairan Kubu. Selama ini wilayah Kubu menjadi satu-satunya jalur lintasan kapal barang berukuran besar maupun kecil dari Jawa dan daerah lainnya dengan tujuan Bali maupun wilayah timur Indonesia, sehingga jajaran Polair Polres Karangasem lebih mengintensifkan patroli dan pengawasan wilayah perairan ini.

Kasat Polair Polres Karangasem, AKP Made Wartama, kepada koran ini menjelaskan, saat itu sekitar pukul 20.30 Wita, pihaknya tengah melakukan patroli laut hingga radius sekitar 15 mil laut. Dalam patroli itu menemukan sebuah kapal motor mencurigakan dimana ketika melihat kehadiran kapal patroli laut polisi, kapal bersangkutan langsung bermanuver dan berusaha menjauh menghindari petugas.

 Mengetahui gelagat mencurigakan, pihaknya langsung melakukan pengejaran dan berhasil memepet kapal motor yang pada bagian lambungnya bertuliskan KM Mahkota Pratunggal untuk selanjutnya meminta nahkoda berhenti. Sejumlah anggota polisi bersenjata lengkap langsung naik ke atas kapal melakukan pemeriksaan dan penggeledahan. Hasilnya ditemukan puluhan ekor penyu hijau langka dilindungi berada di dek bawah kapal.

 Saat diperiksa di Pos Polair Kubu, Nahkoda kapal Heriansyah (36) warga asal Sumbawa beralamat di Tanjung Benoa, Nusa Dua, tidak bisa menunjukkan dokumen pengiriman. Dari keterangannya, diketahui penyu langka itu diangkut dari Madura untuk dibawa ke Pulau Serangan. 

Sindikat

Secara terpisah, Dir Polair Polda Bali Kombes Pol Purwoko Y, di Denpasar kemarin mengatakan, penyelundup penyu langka ini merupakan sindikat. Selain nahkoda Heriansyah, turut pula diamankan empat ABK lainnya, yaitu Imran Bagus, Muhamad Gapur Akbar, Khairul Massuyadi dan Hermanto.

Dikatakan Purwoko, rencananya penyu-penyu hijau itu akan diturunkan di Karangasem dan diedarkan di sejumlah wilayah di Bali. “Memang mereka ini tujuannya Karangasem. Kapal motor tersebut masuk di wilayah itu dan menurunkan penyu ke penadah. Nah, kemungkinan dari sana baru diedarkan ke tempat-tempat pemesan,” terangnya.

Penyu tersebut merupakan hewan langka yang kerap dipasok dari Madura ke Bali. Biasanya diperjualbelikan dengan harga fantastis, yaitu Rp5 juta hingga Rp10 juta per ekor. Bahkan, untuk ukuran yang paling besar bisa lebih dari harga yang ditentukan.

“Harganya ini memang sangat fantastis dan menggiurkan hingga belasan juta tergantung ukurannya. Tapi, para sindikat ini tidak memikirkan kalau pertumbuhan penyu sangat lamban dan sudah dikategorikan hampir punah. Dalam setahun, penyu hanya berkembang satu cm saja. Nah, yang besar seperti ini sudah puluhan tahun,” paparnya.

Saat dievakuasi ke tempat penangkaran Turtle Convertion and Education Centre di kawasan Pulau Serangan kemarin, satu ekor penyu tersebut sudah dalam keadaan mati. Hal ini dikarenakan, penyu-penyu tersebut mulai kelelahan setelah melalui 8 jam perjalanan dari Madura hingga ke Bali dan diletakkan dalam kondisi bertumpukan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BKSDA dan Karantina untuk memeriksa penyu-penyu ini. Hasilnya memang penyu-penyu ini kondisinya sangat memprihatinkan dan kelahan,” ujarnya.

Sementara para pelaku dijerat pasal 21 Ayat (2) huruf a Yo Pasal 40 Ayat (2) UU RI No.5 tahun 1990 tentang KSDAH dan ekosistemnya. Yo pasal 4 ayat (2) PPRI Nomor 7 tahun1999, Yo pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta.

wartawan
habit

Hingga Agustus 2026, Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang 

balitribune.co.id | Mangupura - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat pelayanan kepada 15,5 juta penumpang pada periode bulan Januari hingga Agustus 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 10 juta penumpang rute internasional dan 5,5 juta penumpang domestik. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Kontainer Terjun ke Dasar Sungai Yeh Bakung

balitribune.co.id | Tabanan - Sebuah truk kontainer berpelat L 9233 UX terjun ke dasar sungai usai banting setir demi menghindari mobil boks di Jembatan Yeh Bakung, Desa Lalanglinggah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Insiden lalu lintas yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 Wita tersebut mengakibatkan satu korban jiwa dan menyebabkan pengemudinya luka-luka.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Toko di Tabanan Terciduk Jual Rokok Tanpa Cukai

balitribune.co.id | Tabanan - Sebanyak tiga dari delapan toko kelontong di Kabupaten Tabanan kedapatan menjual rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai resmi. Temuan rokok bodong tersebut terungkap saat tim gabungan dari Kantor Bea Cukai dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tabanan menyisir kawasan pemukiman di Desa Bongan dan Desa Kediri, Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemulangan Jenazah PMI dari Taiwan Tunggu Proses Investigasi

balitribune.co.id | Negara - Sampai saat ini belum ada kepastian mengenai jadwal pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) I Made Pariana (49) yang meninggal dunia di Taiwan pada Sabtu (19/9/2026) lalu. Proses pemulangan jenazah masih menunggu penyelesaian proses investigasi oleh pihak berwenang setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Estuary Dam Suwung Surut, PDAM Tirta Mangutama Terancam Krisis Air Baku

balitribune.co.id | Mangupura - Kemarau panjang mulai berdampak terhadap ketersediaan air baku untuk produksi air bersih di Kabupaten Badung. Kondisi tersebut terlihat dari menyusutnya muka air di Estuary Dam Suwung yang menjadi salah satu sumber bahan baku utama Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.