Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Perangi Narkoba - Polres Buleleng Punya Cara Sendiri

DEKLARASI - Kapolres Buleleng bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat menandatangani deklarasi perang terhadap narkoba, kemarin.

Singaraja, Bali Tribune

Angka penyalahgunaan narkoba di Buleleng cukup tinggi. Selama sebulan digelar Operasi Bersinar, puluhan pengguna dan pengedar narkoba diciduk dari berbagai tempat. Yang mengkhawatirkan, peredaran barang haram itu sudah menyusup jauh hingga ke pedasaan. Bahkan, satu pelaku sekaligus pengedar diketahui merupakan pemain lintas provinsi tertangkap di Kelurahan Seririt.

Untuk antisipasi ke depan, jajaran Polres Buleleng bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama menyatakan perang terhadap narkoba yang dituangkan dalam bentuk deklarasi bersama.

Deklarasi perang itu ditulis pada selembar kertas dan ditandatangani oleh Kapolres Buleleng AKBP Harry Hariyadi Badjuri bersera tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama, Senin (18/4) kemarin. Dalam deklarasi tersebut tertulis ‘Polres Buleleng Menyatakan Perang Terhadap Narkoba, Tanpa Kompromi, Tanpa Batas dan Tanpa Akhir’.

Dari data yang dilansir Kapolres Buleleng AKBP Harry Hariyadi Badjuri, selama berlangsung Operasi Bersinar Agung 2016 selama 30 hari, polisi berhasil menangkap 17 orang tersangka dengan barang bukti SS seberat 5,75 gram. Mereka yang tertangkap merupakan usia produktif, dari berbagai lapisan pekerjaan di masyarakat.

“Hasil itu merupakan Operasi Bersinar yang digelar selama sebulan. Ditangkap 17 orang yang sudah ditetapkan menjadi tersangka. Para tersangka itu semua diamankan di masing-masing Polsek dan merupakan kontribusi semua pihak di Polsek termasuk Sat Narkoba. Mereka ditangkap di tujuh TKP,” kata AKBP Harry.

Dari 17 orang yang ditangkap selanjutnya dilakukan pemilahan sesuai dengan kapsitas pelaku. Sebelas orang dinyatakan sebagai pengedar dan enam lainnya adalah pengguna yang menurut UU Narkotika harus dilakukan rehabilitasi.

Dari 17 orang yang ditangkap, didapat barang bukti berupa 5,75 gram sabu dengan berat bersih 4,68 gram, alat bong dan handphone. “Semua barang bukti itu telah diamankan polisi,” pungkasnya.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.