Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Percepatan Pemberdayaan Beras lokal dan Kesehatan Masyarakat

beras lokal
RAPAT - Bupati Klungkung, Nyoman Suwirta, menggelar rapat bersama dinas terkait membahas masalah beras lokal, desa wisata, garam beryodium, dsb, di Ruang Rapat Bupati, Selasa (3/10).

BALI TRIBUNE - Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, menilai pemberdayaan beras lokal ini masih stagnan. Hal ini disampaikan ketika Bupati mengadakan rapat bersama Dinas Koperasi dan Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Klungkung, Selasa (3/10). Suwirta menyampaikan pemberdayaan beras lokal di Kabupaten Klungkung hanya terbatas kepada pegawai negeri saja. Sedangkan di BUMDes dan koperasi masih agak lamban. Bupati sudah menugaskan dinas terkait  dalam waktu dekat ini agar mengumpulkan semua BUMDes, dan kepala desa agar nantinya mereka mengambil peranan penting untuk menekan inflasi di masing-masing wilayah. “Peran BUMDes harus benar-benar bisa bekerja secara maksimal dalam pemberdayaan beras lokal dan menekan inflasi di daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suwirta menyampaikan untuk pengelolaan garam hal yang paling utama dilakukan yaitu harus diuji coba terlebih dahulu dan siapkan garamnya kemudian diolah jika hal tersebut sudah berjalan dengan baik maka di tahun 2017 ini akan dilaksanakan sosialisasi kepada seluruh masyarakat agar nantinya bisa mengunakan garam beryodium.

Dia menyampaikan, pihaknya telah menugaskan dinas terkait agar segera membeli mesin pengolah dan penyiapan garamnya. Setelah peralatan semua sudah terpenuhi agar nantinya bisa menghasilakan garam yang layak di konsumsi. “Dinas kesehatan agar nantinya mengecek kandungan yodiumnya, sehingga. garam yodium ini diharapkan menjadi unggulan nelayan di Kusamba,” paparnya.

Selain itu, terkait dengan BPJS sudah dipercepat karena di Bulan November ini sudah berjalan. Suwirta sudah menugaskan Dinas Kesehatan agar segera mendata. Sampai saat ini masih banyak desa yang belum menyetor, maka dari itu Bupati akan mengundang semua kepala desa untuk menyampaikan semua percepatan program ini yaitu BPJS, pemberdayaan BUMDes, garam beryodium, desa wisata dan beras lokal.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.