Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petanque Bali Siap Berburu Tiket PON

Bali Tribune/ Atlet petanque Bali yang mengikuti seleksi daerah untuk menentukan atlet ke Pra-PON.
balitribune.co.id | Denpasar - Pasca-terbentuknya tim definitif Pra-PON petanque Bali, kini Pengprov Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Bali mulai konsentrasi dalam mengatur taktik dan strategi dalam menghadapi rival berat lima daerah atau provinsi, pada Pra-PON petanque yang bakal digelar di Jakarta, 26 – 31 Agustus.
 
Ketua Umum FOPI Bali, Nyoman Yamadhiputra menjelaskan, lima daerah atau provinsi itu utamanya dari DKI Jakarta dan Jambi masuk rival berat. Sedangkan yang menjadi rival seimbang tak lain datang dari Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim).
 
“DKI Jakarta dan Jambi pasti lebih utama menjadi rival berat Bali, karena banyak dihuni pemain tim nasional (timnas) petanque Indonesia. Kalau Jabar, Jateng dan Jatim, kekuatannya sama dengan Bali. fifty-fifty-lah. Itu terlihat di beberapa event nasional selama ini,” tutur Yamadhiputra, Rabu (12/6).
 
Sementara provinsi lain, dijabarkan pria yang juga Binpres KONI Bali itu, masih bisa diatasi di Pra-PON nanti. Dengan demikian, maka peluang Bali meraih tiket PON XX/2020 Papua mendatang terbuka lebar.
 
“Bukan kami sesumbar, semuanya kami dasarkan dengan matematis kuota provinsi yang disediakan untuk perebutan tiket ke PON nanti. Nanti tiket ke PON Papua tersedia sampai 7 besar, dan seharusnya 8 besar. Karena tuan rumah Papua mendapat jatah lolos langsung ke PON, maka 7 tiket atau provinsi yang masuk 7 besar yang lolos PON Papua nantinya,” tegasnya.
 
Sementara itu, hasil seleksi daerah (selekda) untuk tim definitif Pra-PON lalu dijelaskannya, sudah terekrut untuk 6 atlet tim putra dan 5 atlet tim putri. Untuk putra yakni Wayan Sopyan Pratama, Gus Eka Arya, Nyoman Suryawan, Gede Wirabuana, Made Khrisna, Gede Putra Widhi.
 
“Sedangkan untuk tim putri dihuni Putu Kurnia Shintia, Ni Made Suastiari, Ni Luh Komang Diah Novita Dewi, Kadek Alpida Arta Dwi Cahyani dan Ni Putu Swara Dewi Wulandari. Hasil selekda ini memang menghasilkan atlet-atlet terbaik yang ada di Bali sekarang ini,” pungkas Yamadhiputra.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.