Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puting Beliung Terjang Karangasem, Puluhan Pohon Bertumbangan Timpa Rumah Warga

Bali Tribune/ TUMBANG - Pohon tumbang di Bukit Sanghyang Ambu yang memicu terjadinya kemacetan panjang di jalur utama Karangasem-Denpasar.
balitribune.co.id | Amlapura - Angin putting beliung yang menerjang Kabuaten Karangasem, Minggu (28/2/2021) sore, mengakibatkan puluhan pohon bertumbangan di sejumlah tempat. Kemacetan panjang terjadi di jalur utama Karangasem-Denpasar, di Bukit Sanghyang Ambu, Desa Bugbug, Karangasem dan dari arah sebaliknya, setelah sejumlah pohon di sepanjang jalur tersebut tumbang dan melintang di tengah jalan.
 
Kemacetan total terjadi hingga lima kilometer, sementara masyarakat yang berada di lokasi pohon tumabng berusaha mengevakuasi pohon tumbang tersebut dengan peralatan seadanya agar bisa dilewati kendaraan, namun sia-sia. Kemacetan panjang baru terurai setelah petugas dari BPBD Karangasem tiba dilokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
 
Angin putting beliung tidak hanya menumbangkan pohon, namun juga merobuhkan tinag gardu linstrik tegangan tinggi milik PLN. Akibatnya kebl listrik melintang di pinggir jalan, sementara agar tidak membahayakan warga, pihak PLN langsung memutus aliran listrik di gardu yang roboh tersebut. “Hari ini ada banyak sekali laporan pohon tumbang yang kami terima. Kita optimalkan anggota untuk melakukan penanganan. Karena banyak sekali jadi kita dahulukan penanganan pohon tumbang yang melintangi akses jalan utama,” tegas Sekretaris BPBD Karangasem I Putu Eka Tirtana.
 
Dari laporan yang diterimanya, ada sebanyak 40 kejadian pohon tumbang yang terjadi di hampir seluruh Kecamatan di Karangasem. Di Jalan Veteran Jalur 11 Amlapura, dua pohon perindang tumbang sekaligus melintangi satu jalur di jalan tersebut, di Banjar Dina Timbrah, Karangasem, pohon tumbang menimpa rumah milik warga setempat dan banyak kejadian lainnya. Di Desa Seraya Timur, angin putting beliung juga telah menerbangkan atap rumah milik beberapa warga. “Kita maksimalkan penanganan hari ini (Minggu (28/2/2021) dan yang belum tertangani kita lanjutkan penanganannya besok,” tegasnya. 
 
Sementara sebagian besar kejadian potoh tumbang yang terjadi akibat terjangan puting beliung ini, menimpa atap rumah warga. 
wartawan
Husaen
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.