Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rencana Pembangunan Reservoar PDAM Diprotes

I Wayan Subagan

Bangli, Bali Tribune

 Warga Dusun Bangkian Sidem Desa Bangbang, Tembuku, Bangli melakukan protes terhadap rencana pembanguan reservoar di Tukad Bubuh oleh PDAM Klungkung. Protes ini muncul karena masyarakat takut jika pembangunan itu terlaksana akan mengancam kelangsungan air subak dan juga air bersih bagi warga Bangkian Sidem dan Pantunan.

Tokoh masyarakat Dusun Bangkian Sidem, I Wayan Subagan, Minggu (10/4) mengatakan, memang santer terdengar berita kalau PDAM Klungkung akan mencari sumber mata air dan langsung membangun reservoar di Tukad Bubuh yang secara geografis masuk wilayah Kabupaten Bangli.

 Menurut Subagan yang juga anggota DPRD Bangli ini, sejatinya protes tidak akan muncul jika rencana pembangunan itu tidak melewati sumber air yang kini digunakan oleh warga untuk kepentingan pertanian dan juga untuk menggerakkan kincir pelontar air untuk air bersih.

“Masyarakat kami tidak akan protes jika pencarian sumber mata air tidak sampai di hulu, yang ditakutkan warga jika mata air yang dicari sampai di hulu akan berimbas pada kecilnya air subak dan juga mengancam keberadaan kincir pelontar  air bersih,” katanya.

 Selain itu sampai saat ini pihak Pemkab Klungkung belum pernah mengutarakan atau menyampaikan rencana tersebut sehingga membuat masyarakat resah. “Kami berharap ada semacam pertemuan terlebih dahulu sebelum rencana itu dilaksanakan, ini penting dilakukan guna menghindari terjadinya gesekan di kemudian hari,” ujar Subagan.

wartawan
Agung Samudra
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.