Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Resmikan Br. Angas Sari dan Serahkan Hibah di Ungasan

dana hibah
Bupati Giri Prasta bersama Wabup Ketut Suiasa, dan Anggota Komisi X DPR RI Dr. Ir. Wayan Koster, MM, Jumat (9/6) lalu disaat menyerahkan dana hibah di Desa Ungasan. Br. Angas Sari, Desa Ungasan.

BALI TRIBUNE - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, dan Anggota Komisi X DPR RI Dr. Ir. Wayan Koster, MM, Jumat (9/6) lalu menghadiri karya melaspas, ngenteg linggih sekaligus meresmikan Balai Br. Angas Sari, Desa Ungasan yang ditandai pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti.
Bupati juga menyerahkan dana hibah dengan total nilai Rp 9 miliar lebih untuk kelompok masyarakat di Desa Ungasan. Acara tersebut juga Ketua DPRD Badung diwakili Gst. Agung Anom Gumanti, Kabag Humas Putu Ngr. Thomas Yuniarta, Camat Kuta Selatan beserta Tripika Kecamatan, serta tokoh masyarakat setempat.
Pada kesempatan tersebut Bupati menekankan bahwa dengan Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB), Pemkab Badung komit melaksanakan program pembangunan secara menyeluruh dan terpola di wilayah Kabupaten Badung. Penyerahan dana hibah ini sebagai salah satu bukti komitmen Pemkab Badung dalam percepatan pembangunan di desa. "Kami akui kebanyakan waktu krama desa habis di adat. Untuk itu kami hadir di tengah-tengah masyarakat, apapun kebutuhan dari krama badung kami akan penuhi, karena kami sudah berkomitmen segala pembangunan di desa menjadi tanggungjawab pemerintah," tegasnya.
Untuk itu Bupati mengharapkan masyarakat Ungasan agar tetap bersatu dan dapat mendukung program pembangunan di Badung. Sementara itu, Wayan Koster yang hadir memenuhi undangan masyarakat ini, mengapresiasi kebijakan Bupati Badung yang memberikan perhatian serius pada sektor adat, seni dan budaya melalui pemberian bantuan dana hibah kepada masyarakat.  Seperti dana hibah yang diberikan kepada masyarakat Ungasan yang diarahkan untuk pembangunan pura, balai banjar dan untuk sanggar-sanggar seni.

Disisi lain, ia mengharapkan masyarakat penerima hibah agar memanfaatkan dana tersebut dengan sebaik-baiknya secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pada kesempatan ini, Ketua Panitia I Made Duama yang juga sebagai anggota DPRD Badung melaporkan bahwa, Pemkab Badung bersama DPRD Badung telah mencairkan dana hibah tahun 2017 untuk Desa Adat Ungasan dan beberapa kelompok masyarakat Ungasan. Penerima hibah diantaranya untuk Pembangunan Pura Dalem Desa Adat Ungasan sebesar Rp 7 M, pembuatan pondasi dan pengurukan Pura Br. Angas Sari Ungasan Rp 306.637.285, pemugaran Parahyangan Br. Adat Bakung Sari Rp 833.700.000, melanjutkan pembangunan fisik balai pertemuan banjar suka duka Eka Wirasa, Br. Bakung Sari Ungasan sebesar Rp 100 juta dan membantu kelengkapan properti dari Sanggar Werdhi Asri Lestari (Waras) Desa Ungasan sebesar Rp 1 miliar.  Total hibah yang dicairkan di Desa Ungasan mencapai Rp 9  miliar lebih.
Duama juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung yang telah mendukung pengembangan destinasi wisata baru di Ungasan yaitu pantai melasti. "Pemkab Badung telah membantu perencanaan pembuatan infrastruktur yang dibangun di pantai melasti sebesar Rp 20 M," tambahnya.

wartawan
I Made Darna
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.