Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Pengunjung Padati Pembukaan Semarak Buleleng Berbangga, Pj Bupati Ajak Masyarakat Cintai Buleleng Seutuhnya

Bali Tribune / PEMBUKAAN - Pj Bupati Lihadnyana (tengah) membuka secara resmi “Semarak Buleleng Berbangga” di Lapangan Bhuana Patra, Selasa (26/3).

balitribune.co.id | Singaraja - Malam Kebersamaan “Semarak Buleleng Berbangga” resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Lapangan Bhuana Patra, Selasa (26/3). Pembukaan ini dipadati oleh ribuan pengunjung. Diramaikan dengan pagelaran seni asli Buleleng yaitu tari Prawireng Denbukit dan fragmentari Bianglala Buleleng. Kemudian, dilanjutkan dengan festival musik dan penampilan bintang tamu.

Malam Kebersamaan “Semarak Buleleng Berbangga” akan berlangsung dari tanggal 26 hingga 30 Maret 2024. Digelar serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke 420 Kota Singaraja Tahun 2024.

Sebagai Pj Bupati, Lihadnyana menjelaskan alasan dipilihnya tagline “Buleleng Berbangga” dalam peringatan HUT Kota Singaraja kali ini. Buleleng Berbangga dilihat dari tiga dimensi kehidupan khususnya di Kabupaten Buleleng. Dimensi tersebut adalah alam, masyarakat dan kebudayaan. Kabupaten Buleleng memiliki lahan terluas di Bali. Buleleng juga menjadi satu-satunya kabupaten di Bali yang memiliki dua danau. Jumlah penduduk Buleleng juga terbesar di Bali.

“Semua itu adalah potensi besar bagi kita. Jumlah penduduk yang besar juga bisa digerakkan untuk kemajuan kita bersama,” jelasnya.

Selain itu, Buleleng juga memiliki kebudayaan yang sangat kaya. Banyak maestro-maestro seni Bali lahir dan berasal dari Buleleng serta menghasilkan karya seni yang menjadi ikon Bali. Oleh karena itu, ketiga dimensi ini digabungkan menjadi sebuah potensi yang luar biasa.

“Untuk menciptakan Buleleng yang maju dan sejahtera. Ini harus dikelola dengan baik sehingga kita bisa berbangga menjadi orang Buleleng,” ujar Lihadnyana.

Lihadnyana pun mengajak masyarakat Buleleng benar-benar bangga menjadi orang Buleleng. Miliki dan cintai Buleleng seutuhnya. Dengan begitu, situasi apapun dan dimanapun, Buleleng tetap terdepan di masa-masa yang akan datang. Sejarah dari Kota Singaraja dan juga Kabupaten Buleleng yang besar ini tidak boleh dilupakan.

“Mari bulatkan tekad wujudkan rasa bangga. Bangkitkan nilai-nilai kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan untuk berbaur dalam satu pandangan membangun Buleleng yang kita cintai ini,” kata Pj Bupati yang juga Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali ini.

wartawan
CHA

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.