Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ribuan Penumpang Antre di Pelabuhan Padang Bai

Bali Tribune/ ANTRE- Ratusan kendaraan dan ribuan penumpang antre di Pelabuhan Padang Bai.
balitribune.co.id | Amlapura - Terjangan ombak pantai setinggi hampir tiga meter, membuat kapal ferry tidak berani sandar di Dermaga II Pelabuhan Padang  Bai. Praktis untuk bongkar muat kapal, pihak ASDP hanya mengoperasikan satu dermaga saja yakni Dermaga I. Ribuan penumpang antre menunggu kapal untuk menyeberang ke Lombok. 
 
Dari pantauan bali tribune di Pelabuhan Padang Bai, Selasa (11/6) siang, terjangan ombak sekira 3 meter sebenarnya sudah terjadi sejak pagi hari. Dimana para nahkoda kapal tidak mau mengambil risiko jika bersandar di Dermaga II. Akibatnya karena yang dioperasikan hanya satu dermaga saja yakni Dermaga I, membuat aktifitas bongkar muat berjalan cukup lama. Ini yang kemudian memicu terjadinya antrean panjang, baik penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang.
 
Dari pagi hingga sore sekitar pukul 15.00 Wita, sedikitnya ada empat kapal yang sandar untuk bongkar atau menurunkan penumpang dan kendaraan di Dermaga I, hanya saja kapal ferry tersebut hanya bongkar saja. Setelah bongkaran kapal-kapal tersebut melepas tali pengikat dan menutup Ramdoor untuk kemudian kembali berlayar menjauhi dermaga. 
 
Hal ini lantas membuat ribuan calon penumpang kapal kecewa, karena mereka sudah menunggu hingga hampir empat jam, ternyata kapal yang datang tidak memuat penumpang untuk berangkat lagi.
 
Karena menunggu cukup lama sebagian besar penumpang kapal yang kelelahan, akhirnya memilih tidur di aspal di sekitar dermaga I. Namun tidak sedikit penumpang yang harus menjauh dari bibir pelabuhan lantaran deburan ombak tinggi membuat air laut muncrat hingga ke darat atau ke jalan raya di jalur kendaraan dalam pelabuhan. 
 
“Saya sudah antre di sini sekitar empat jam, dan tidak ada penjelasan apapun dari pihak ASDP. Saya tidak tau sebenarnya ada apa. Kami lihat ada empat kapal yang datang berlabuh, tapi habis menurunkan muatan, kapal itu kembali berlayar dan tidak memuat penumpang,” kesah Abdul Malik, salah seorang calon penumpang. 
 
Selama empat jam, Malik dan ratusan calon penumpang lainnya yang menggunakan kendaraan roda empat atau mobil pribadi ini harus berjemur di tengah lapangan parkir pelabuhan.
 
Sejumlah petugas pelabuhan mengaku, terjangan ombak pantai seperti ini memang kerap terjadi setiap akan purnama atau tilem. Namun demikian yang terjadi kemarin menurut mereka ombaknya cukup tinggi sehingga aktifitas bongkar muat tidak bisa dilakukan di Dermaga II. 
wartawan
Redaksi
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.