Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Salurkan Bantuan Kementerian P3A RI, Bupati Suwirta Minta Masyarakat Tetap Semangat

Bali Tribune/ BANTUAN - Bupati Suwirta salurkan Bantuan Kementerian P3A RI di Desa Dawan Kelod





balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Klungkung Ny Ayu Suwirta menyalurkan bantuan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Republik Indonesia (RI) di Balai Desa Dawan Klod dan Balai Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Senin (5/9). Bantuan ini sebagai wujud intervensi pemerintah dalam rangka memberikan stimulus Jaring Pengaman Sosial di tengah masa pendemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, Bupati Suwirta mengucapkan terimakasih kepada Kementerian P3A RI atas bantuan yang diberikan ini, selanjutnya bantuan ini sudah disalurkan tepat pada sasaran. Menurut Bupati Suwirta tujuan dari bantuan ini yaitu untuk menguatkan ibu-ibu yang baru melahirkan, menjaga kesehatan anak-anak yang baru lahir maupun anak usia dini dan menekan segala macam atau hal yang memperlambat perkembangan tumbuhkembangnya anak-anak. Bantuan ini juga baru pertama kali diberikan sebagai bentuk evaluasi.

"Walaupun ada bantuan tetap semangat bekerja, tetap bersyukur agar nantinya mampu keluar dari garis kemiskinan," pinta Bupati Suwirta kepada masyarakat.

Bupati Suwirta juga menambahkan setelah menerima bantuan ini agar nantinya bisa dipergunakan dengan baik, sehingga kesehatan dan pola hidup sehat itu tetap terjaga.

"Mudah-mudahan dengan adanya bantuan sosial ini nantinya bisa menjaga kesehatan ibu dan anak, sehingga pertumbuhan anak-anak bisa terjaga dengan baik," harap Bupati Suwirta.

Sementara Kadis Sosial P3A Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk perwujudan intervensi Pemerintah dalam rangka memberikan stimulus Jaring Pengaman Sosial di tengah masa pendemi Covid-19. Untuk di Desa Dawan Klod total jumlah sasaran bantuan ini sebanyak 66 penerima. Masing-masing dari usia 0 sampai 2 tahun sebanyak 14 orang, usia 3 sampai 7 tahun sebanyak 12 orang, usia 8 sampai 18 tahun sebanyak 3 orang dan untuk ibu sebanyak 37 orang.

Sedangkan untuk di Desa Nyalian total sasarannya juga sebanyak 66 penerima. Masing-masing dari usia 0 sampai 2 tahun sebanyak 14 orang, usia 3 sampai 7 tahun sebanyak 12 orang, usia 8 sampai 18 tahun sebanyak 3 orang dan untuk ibu sebanyak 37 orang.

"Pergunakan bantuan ini dengan baik, semoga bermanfaat bagi kesehatan ibu dan anak," ujarnya.

wartawan
SUG
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.