Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sambut Kunjungan KKP RI, Bupati Gus Par Sebut Kampung Nelayan Merah Putih di Seraya Timur Siap Terealisasi

menyambut
Bali Tribune / MENYAMBUT - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata saat menyambut Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Mahrus, Minggu (20/7)

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, menunjukkan komitmennya untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat pesisir dengan mendukung penuh program Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Seraya Timur. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Direktur Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Mahrus, beserta rombongan ke lokasi yang diusulkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih pada Minggu (20/7).

Rombongan pejabat KKP disambut hangat oleh Bupati Karangasem bersama Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, Sekda Karangasem Ir. I Ketut Sedana Merta, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Karangasem di acara Car Free Day Jalur 11. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Desa Seraya Timur untuk melihat langsung kondisi kampung nelayan, mengidentifikasi potensi sumber daya alam, ekonomi, serta kebutuhan masyarakat nelayan setempat.

Turut mendampingi Bupati dalam kunjungan ini, Plt. Asisten Ekonomi Pembangunan sekaligus Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem beserta jajaran, Koordinator Tim Ahli Pembangunan Kabupaten Karangasem, Sekretaris Bapeda, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR, Sekretaris Desa Seraya Timur beserta Kaur Pemerintahan, Kepala Lingkungan Banjar Dinas Batu Kori, Ketua Koperasi Mina Sari Dewata sebagai koperasi existing dan Ketua Koperasi Desa Merah Putih Seraya Timur sebagai calon pengelola utama program.

Bupati Karangasem menyampaikan bahwa program ini merupakan peluang besar bagi nelayan Seraya Timur untuk meningkatkan taraf hidup dan memperkuat ekonomi keluarga melalui pengelolaan perikanan yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Kami menyambut baik inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, desa dan koperasi akan menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan kita,” ujar Bupati Gus Par.

Bupati Gus Par menjelaskan, program Kampung Nelayan Merah Putih sendiri dirancang untuk memberdayakan komunitas nelayan di seluruh Indonesia melalui peningkatan akses sarana-prasarana, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kelembagaan koperasi nelayan. Di Karangasem, program ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Bupati Gus Par menyebutkan, dengan semangat gotong royong, Pemerintah Kabupaten Karangasem terus berkomitmen untuk mendampingi masyarakat pesisir agar lebih maju, sejahtera dan berdaya saing, sekaligus menjaga kelestarian sumber daya laut sebagai warisan generasi mendatang.

wartawan
AGS
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.