Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sampah di Tahun Baru Tembus 354 Ton di Kuta

Sampah
Sampah plastik mendominasi saat ini diwilayah Kuta.

BALI TRIBUNE - Sampah yang dihasilkan pada perayaan tutup tahun diperkirakan mencapai 354 ton. Sampah-sampah ini dominan berserakan di Pantai Kuta, Legian, Seminyak dan Peti Tenget.

"Iya, total sampah saat perayaan malam tahun baru mencapai 354 ton., " ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Putu Eka Merthawan,  Senin (1/1).

Dikatakannya sampah yang berhasil dikumpulkan terdari dari sampah regular atau rutin mencapai 250 ton, 45 ton sampah malam tahun baru, 50 ton sampah kiriman di 11 zona. "Sampah terbanyak itu di Pantai Kuta, berupa plastik dan bekas-bekas makanan, " katanya.

Untuk membersihkan sampai malam tutup tahun itu,  pihaknya mengerahkan 900 orang dibantu dua loader dan 30 truk pengangkut sampah.

"Selain sampah yang dibuang pengunjung juga ada sampah kiriman dari laut,  tapi sudah kita bersihkan,"  jelas pejabat asal Sempidi ini.

wartawan
Release
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.