Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sektor Properti Mampu Mendorong Perekonomian Bali

Bali Tribune/ MEMAPARKAN - Causa Iman Karana, Teguh Setiadi bersama pengurus DPD REI Bali memaparkan perkembangan properti Bali.
balitribune.co.id | Denpasar -  Bergeraknya sektor properti yang memiliki turunan sangat banyak diyakini mampu memotong pertumbuhan ekonomi Bali.  bahkan sampai ratusan. Mulai dari penggunaan bahan-bahan, tenaga kerja hingga pendukung lainnya. Begitu dijelaskan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Causa Iman Karana dalam paparan Perkembangan Properti di Bali berdasarkan Hasil Survei KPw BI Provinsi Bali, Rabu (17/7) malam.
 
Acara yang berlangsung di Omang Omang Restaurant, Hyatt Regency Sanur dirangkai pula dengan perpisahan Causa Iman Karana yang akan menduduki jabatan barunya sebagai KPw BI Tokyo serta Deputi Kepala BI Provinsi Bali Teguh Setiadi yang akan pindah ke BI Riau. Turut hadir dalam paparan tersebut Sekretaris REI Bali Wayan Suananta Wijaya,S.E dan Wakil Ketua Bidang Perumahan & Properti Komersial I Made Sukarmayasa,S.T.
 
Causa Iman Karana yang akrab disapa Cik mengatakan melihat peran strategis properti tersebut maka sektor ini dianggap sebagai motor penopang ekonomi di Indonesia. Bahkan di Bali yang pesat perkembangan pariwisatanya, sektor properti ini memainkan peran penting dalam perekonomian. Namun diakui belakangan ini pergerakan bisnis properti agak landai.
 
Berdasarkan Hasil Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Sekunder Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali pada Triwulan II 2019 menunjukkan pertumbuhan harga tanah dan rumah di pasar sekunder masih relatif landai dan belum mengalami perubahan yang signifikan.
 
Pertumbuhan harga rumah sekunder hanya naik rata-rata 0,37% (qtq) atau turun tipis dari 0,53% (qtq) pada triwulan sebelumnya. Berdasarkan tipe rumah, pertumbuhan Tipe Besar relatif lebih tinggi dibandingkan Tipe Menengah. Sebagian objek memperlihatkan kecenderungan positif pergerakan harga.
 
“Meski masih sangat terbatas dan belum memengaruhi pasar secara keseluruhan, seiring dengan belum banyaknya investor yang masuk ke pasar residensial sekunder,” jelas Cik. Sementara itu, pertumbuhan harga rata-rata tanah tercatat sebesar 1,02% (qtq), lebih rendah dibanding triwulan sebelumnya yang sebesar 1,26% (qtq).
 
Sementara pertumbuhan harga tanah relatif lebih tinggi dibandingkan pergerakan harga rumah. Hal ini disebabkan kenaikan harga pada rumah sekunder relatif tertahan oleh adanya penyusutan.
 
Peningkatan tertinggi harga properti residensial rumah tipe menengah terjadi di wilayah Denpasar Selatan yakni 0,32% (qtq) pada triwulan II 2019, lebih rendah dibandingkan triwulan I 2019 yang sebesar 0,60% (qtq).
 
Di sisi lain pihak REI Bali mengakui penyebaran pengembangan properti saat ini tak sesuai market. “Padahal lahan cukup luas tersedia, namun yang diburu konsumen lebih banyak wilayah Badung selatan dan sekitarnya,” jelas Sekretaris REI (Real Estat Indonesia) Bali Suananta,S.E. (u)
wartawan
Arief Wibisono
Category

SOM-20, Momentum Memperkuat  Konservasi Laut dan Ketahanan Kawasan Terhadap Perubahan Iklim

balitribune.co.id | Mangupura - Pertemuan Tingkat Pejabat Senior ke-20 atau 20th Senior Officials’ Meeting (SOM-20) Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries, and Food Security (CTI-CFF) yang berlangsung 10-11 Desember 2025 di Kabupaten Badung, Bali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama regional dalam konservasi laut, pengelolaan perikanan berkelanjutan, dan peningkatan ketahanan kawasan terhadap perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanpa Kantongi PBG, Bangunan Investor di Hutan TNBB Disegel

balitribune.co.id | Negara - Bangunan di kawasan hutan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) yang mencuat belakangan ini ternyata belum mengantongi dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Persoalan tersebut terungkap saat sidak yang dilakukan oleh DPRD Kabupaten Jembrana bersama instansi terkait ke lokasi bangunan tersebut berdiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Bandang di Manggis, Jalur Denpasar-Karangasem Lumpuh 2 Jam

balitribune.co.id | Amlapura - Banjir banjir bandang menerjang dua desa di Kecamatan Manggis, yakni Desa Antiga Kelod dan Desa Gegelang. Sejumlah rumah terendam banjir, lebih dari lima unit mobil milik warga juga terendam banjir, bahkan satu unit mobil yang terparkir di pinggir jalan di Desa Antiga Kelod juga nyaris hanyut, namun beruntung warga sigap dan langsung mengikat mobil tersebut dengan tali plastik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.