Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sembilan Hari Hilang, Ketut Ceblok Ditemukan Tewas

Bali Tribune / TEWAS - Jenazah Ni Ketut Ceblok (85) ditemukan di aliran Sungai Penet, Banjar Senepan, Desa Carangsari, Petang, Badung, Minggu (3/7).

 

balitribune.co.id | DenpasarSetelah sempat hilang pada Kamis (24/6) pekan lalu, jenazah nenek Ni Ketut Ceblok (85) akhirnya ditemukan di aliran Sungai Penet, Banjar Senepan, Desa Carangsari, Petang, Badung, Minggu (3/7).

Hilangnya seorang lansia, yakni Ni Ketut Ceblok (85) yang sehari-harinya bekerja sebagai petani ini sempat menggegerkan warga pada (24/6) Kamis pekan lalu. 9 hari kemudian, keberadaan jenazah wanita ini akhirnya ditemukan di aliran Sungai Penet, Banjar Senepan, Desa Carangsari, Petang, Badung pada Minggu pagi pukul 10.30 Wita.

"Ditemukan mayat seorang perempuan yang diidentifikasi sebagai Ni Ketut Ceblok pagi ini," terang Kasi Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sudana lewat keterangan tertulisnya yang diterima Bali Tribune.

Korban yang ditemukan 9 hari kemudian oleh seorang keponakannya yang bernama I Nyoman Merta (50) saat sedang melakukan aksi pencarian dibantu oleh warga setempat di seputaran Sungai Penet. Setelah 5 jam menyusuri area sungai, ia mendapati keberadaan jenazah korban di aliran sungai.

"Kondisi korban saat itu sudah meninggal dunia dengan keadaan tergeletak di aliran sungai, dengan kepala menghadap Utara, kaki menghadap ke Selatan. Korban mengenakan baju kaos berwarna loreng dan memakai bawahan kain," terang Sudana.

Sebelumnya, Ketut Ceblok memang sempat hilang selama hampir 2 pekan. Keberadaannya terakhir dilihat oleh seorang keponakannya yang lain, yakni Putu Gede Suta (55) saat sedang mebanten saiban atau melakukan persembahyangan, Kamis siang (24/6) lalu sekitar pukul 12.15.

Setelah empat jam berselang, bibinya tak kunjung datang sehingga ia melaporkan kehilangan tersebut kepada Bhabinkamtibmas Banjar Canangsari. Bersama dengan bantuan warga, team Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung serta aparat melakukan pencarian terkait keberadaan korban.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Saat ditemukan, sebagian tubuh korban seperti tengkorak kepala sudah dalam keadaan mengelupas, iga bagian kanan juga terlihat tulang," tutup Kasi Humas Polres Badung.

wartawan
M2
Category

Bunda Rai Hadiri Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali, Perkuat Sinergi Aksi Berbelanja dan Berbagi untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Bangli - Komitmen TP PKK Kabupaten Tabanan dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat yang digagas TP PKK Provinsi Bali kembali ditunjukkan melalui kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan 40 Butir Ekstasi untuk 'Party', Kanit Reskrim Polsek Kuta Diciduk Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus penyalahgunaan narkotika kembali mencoreng institusi kepolisian di Bali. Kanit Reskrim Polsek Kuta, Iptu MDP, resmi ditangkap oleh tim Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali. Alumni Akpol tersebut diamankan lantaran kedapatan memesan 40 butir pil ekstasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Video Syur Guru PPPK Viral, Polisi Buru Mantan Suami

balitribune.co.id I Negara - Sebuah unggahan di media sosial yang menampilkan rekaman video pribadi seorang guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Jembrana mendadak viral dan menjadi perbincangan publik. Dalam hitungan jam, video berdurasi sekitar empat menit lebih itu menyebar luas, memicu beragam reaksi dari warganet.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Tiga Pujawali di Darmasaba, Tegaskan Penguatan Infrastruktur dan Keamanan Berbasis Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri rangkaian tiga kegiatan Pujawali di Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Kehadiran ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung dalam melestarikan adat sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pekerjakan LC Dibawah Umur, Pemilik Kafe Terancam 15 Tahun Penjara

balitribune.co.id I Negara - Di balik gemerlap lampu dan hingar-bingar musik tempat hiburan malam, tersimpan kisah yang seharusnya tidak dialami seorang remaja berusia 16 tahun. Jauh dari kampung halamannya di Kabupaten Jember, Jawa Timur, gadis berinisial TW justru berakhir menjadi Lady Companion (LC) atau pemandu lagu di sebuah kafe di Kabupaten Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.