Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serahkan BLT di Nusa Penida, Jadikan Pandemi sebagai Guru

Bali Tribune/ BLT - Bupati Suwirta serahkan BLT di Nusa Penida.
Balitribune.co.id | Semarapura - Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan pemerintah diharapkan dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh penerima untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Untuk tetap bertahan di tengah dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, masyarakat yang dulunya bertani maupun berkebun diharapkan kembali melakukan aktivitas tersebut. Demikian disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta saat kembali menyerahkan BLT di Kecamatan Nusa Penida, Rabu (21/10). 
 
Bantuan dari APBD Kabupaten Klungkung itu diserahkan Bupati Suwirta didampingi Kepala Dinas Sosial P3A, I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya dan Camat Nusa Penida, I Komang Widyasa Putra kepada warga di Desa Batukandik, Desa Batumadeg dan Desa Bunga Mekar. Mereka yang menerima bantuan ini adalah warga terdampak yang tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari dan belum pernah tersentuh bantuan apapun. "Manfaatkan bantuan ini dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Yang dulunya bertani, berkebun mari kembali lakukan aktivitas itu," ujar Bupati Suwirta. 
 
Kepada masing-masing kepala dusun, Bupati Suwirta meminta untuk melakukan pendataan dengan benar. Jangan sampai nantinya ada warga yang berhak untuk mendapatkan bantuan malah tercecer. Selain itu, untuk warga lansia yang kurang mampu dan tidak punya siapa-siapa lagi, Bupati Suwirta mendorong untuk dimasukkan ke dalam Data Terpadu Kesehatan Sosial (DTKS) sehingga warga ini bisa mendapat bantuan rutin dari pemerintah. Di hadapan penerima bantuan, Bupati Suwirta juga mengingatkan agar pandemi Covid-19 ini bisa dijadikan guru, jika nantinya kasus serupa terjadi lagi. 
 
Kepala Dinas Sosial P3A Klungkung I Gusti Agung Gede Putra Mahajaya mengatakan BLT tahap I dari APBD Kabupaten Klungkung diserahkan kepada desa yang sudah siap dan sudah menyetorkan data secara lengkap. Masing-masing diserahkan di Desa Batukandik kepada 239 orang, Desa Batumadeg sebanyak 45 orang dan Desa Bunga Mekar sebanyak 243 orang. Sementara di Desa Klumpu sebanyak 4 orang dan Desa Sekartaji sebanyak 11 orang. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.