Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Siswa Baru SD dan SMP di Badung dapat Seragam Gratis, Biaya Ongkos Jahit pun Ditanggung

sekolah
Ilustrasi Siswa kenakan seragam sekolah.

BALI TRIBUNE - Seragam senilai miliaran rupiah kembali disiapkan untuk siswa baru Sekolah Dasar (SD) dan Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri se Kabupaten Badung. Seragam baru ini akan diberikan secara gratis kepada siswa baru. Pengadaan seragam gratis ini diberada dibawah Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora) Badung. Pihak Disdikpora sendiri saat ini telah mempersiapkan lelang. Berdasarkan yang diperoleh koran ini, sudah ada sejumlah lelang seragam yang sudah dibuka. Yakni  Belanja Pakaian khusus, Seragam Sekolah Belanja Bahan Seragam Sekolah Merah Putih beserta kelengkapannya sebanyak 7.302 stel. Nilai Pagu Paket Rp 1.365.474.000,00.  Belanja Pakaian Khusus - Seragam Sekolah (Belanja Bahan Seragam Sekolah Putih Biru Beserta Kelengkapannya). Nilai Pagu Paket Rp 1.550.835.000,00. Pengadaan Pakaian Seragam Siswa Kelas I SMP Negeri di Kabupaten Badung Belanja Pakaian khusus, Seragam Sekolah (Belanja Bahan Seragam Endek Sekolah) Nilai Pagu Paket Rp 2.412.410.000,00.  Belanja Pakaian khusus, Seragam Sekolah (Belanja Bahan Seragam Endek Sekolah) Nilai Pagu Paket  Rp 2.409.660.000,00. Belanja Pakaian khusus, Seragam Sekolah (Belanja Bahan Seragam Pramuka beserta kelengkapannya) Nilai Pagu PaketRp 1.550.835.000,00. I Made Mandi selaku Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikpora Badung menyatakan, proses lelang masih terus berlangsung. Menurut dia sampai saat ini baru sebagian yang sudah masuk lelang dan masih ada yang belum masuk lelang. “Belum semua masuk lelang, masih proses. Panjang mekanisme. Kita sedang berproses,” ujarnya dikonfirmasi, Kamis (19/4). Mandi juga menyebut selain pengadaan pakaian seragam SD dan SMP, pihaknya juga tengah memproses pengadaan alat kelengkapan lain seperti laptop. “Tidak pakaian saja, ada laptop, dan lainnya, ” kata Mandi. Pihaknya berharap bulan Mei lelang sudah selesai dan dilanjutkan ke tahapan berikutnya. “Target Mei sudah selesai lelang. Dan mudah-mudahan setelah penerimaan siswa baru, pakaian seragam anak-anak sudah siap,” jelasnya. Sayangnya disinggung mengenai jumlah siswa yang akan menerima seragam gratis ini, Mandi belum bisa membeberkan dengan dalih tidak membawa data. Namun, jika merujuk dari tahun 2017 lalu jumlah siswa menerima seragam gratis sebanyak 14.634 dengan rincian untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) sebanyak 7823 siswa SMP sebanyak 6811 siswa.  Siswa SD mendapat kainseragam merah putih, kain seragam endek, kain seragam pramuka, sepatu dan kaos kaki, tas sekolah, baju olahraga, dan ongkos jait seragam.  Sementara untuk SMP mendapat Seragam Putih Biru kain Seragam Endek, kain Seragam Pramuka, Sepatu dan Kaos Kaki, Tas Sekolah , Olahraga.  “Untuk pengadaan seragam ini ongkos jahit juga langsung ditanggung. Ini sesuai dengan kebijakan Bapak Bupati Badung,” pungkasnya. 

wartawan
I Made Darna
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.