Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Televisi Masih Dominasi Penjualan Elektronik

Televisi
Televisi dipajang di salah satu toko elektronik di Denpasar.

BALI TRIBUNE - Hingga saat ini penjualan televisi masih menguasai pasar elektronik di Bali. Pasalnya, masyarakat belum bisa lepas dari hiburan yang didapat melalui siaran televisi. Salah satu brand elektronik ternama asal Korea mencatat pada tahun 2017 ini penjualan produk elektronik masih didominasi televisi. Meskipun brand ini juga menawarkan produk elektronik lainnya seperti lemari pendingin, mesin cuci hingga alat komunikasi.

Presiden Direktur PT LG Elektronik Indonesia, Jae Young Lee, menyebutkan, secara nasional televisi menguasai pasar elektronik hingga 50 persen dari produk elektronik lainnya, baik itu televisi standar dan kualitas premium tetap laku di pasaran. “Televisi sekarang ini masih mendominasi pasar elektronik kemudian diikuti lemari es dan mesin cuci,” sebutnya usai meresmikan LG Brandshop di BEC Denpasar, Jumat (14/7).

Target penjualan elektronik di Tanah Air ini menyasar berbagai kalangan sehingga memicu pabrikan mengeluarkan produk elektronik standar untuk masyarakat menengah kebawah dan premium yang ditujukan bagi menengah keatas. Namun yang membedakan adalah dari sisi kualitas produk dan harga hingga mencapai puluhan juta rupiah untuk televisi premium. “Dengan teknologi premium ini, kita di Denpasar menyasar untuk kalangan menengah keatas,” cetus Lee.

Menurutnya, produk elektronik dengan teknologi premium ini akan diminati masyarakat jika perekonomian mulai membaik. “Memang saat ini penjualan produk-produk untuk menengah kebawah ini lebih besar. Tetapi kalau kita lihat produk premium ini semakin hari semakin bertambah porsinya (penjualan). Untuk segmen menengah kebawah pun juga meningkat,” jelas Lee. Owner Bali Electronics Center (BEC), Jaya Anggrawan juga menyatakan hal senada jika penjualan televisi masih mengungguli pasar elektronik di Bali.

“50 persen keatas masih TV yang mendominasi penjualan sisanya produk rumahtangga lainnya seperti lemari es, dan mesin cuci,” ucapnya. Diakui Anggrawan, setiap tahun penjualan elektronik mengalami kenaikan hingga 10 persen karena barang elektronik tersebut merupakan kebutuhan masyarakat. “Walaupun kita bilang ekonomi menurun penjualan tetap naik. Memang secara kuantiti berkurang tapi secara volume tetap (naik) karena mungkin didominasi barang-barang premium dengan harga lebih mahal sehingga total uang yang kita terima jadi lebih besar,” imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Korupsi Rp2,7 Miliar, Mantan Ketua LPD Kelungah Ditahan

balitribune.co.id | Amlapura -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menetapkan mantan Ketua LPD Desa Adat Kelungah, IWD, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan lembaga tersebut. Penetapan ini tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-2255/N.1.4/Fd.2/9/2026 tanggal 9 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dispar Denpasar Perkuat Wisata Berbasis Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 secara daring, Kamis (10/9/2026). Forum lintas sektor ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi kebijakan, serta menyempurnakan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Sesetan Gelar Mapandes Massal

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Sesetan kembali menggelar Karya Atma Wedana dan Mapandes Kinambulan secara massal di Pemelisan Desa Adat Sesetan, Rabu (9/9/2026). Ratusan krama, baik dari dalam maupun luar wilayah Sesetan, tampak memadati areal bale peyadnyan untuk mengikuti rangkaian prosesi Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.