Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tidak Boleh Lengah

Melfin Platje (9) sangat diharapkan perannya membobol gawang lawan.

BALI TRIBUNE - Bali United bakal menjamu Mitra Kutai Kartanegara dalam lanjutan pekan ke-25 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Senin (15/10) malam. Di putaran pertama, Mei lalu Serdadu Tridatu dipaksa menyerah 1-3 oleh skuat Naga Mekes—julukan Mitra Kukar. Tak mau tampil mengecewakan para Semeton Dewata, intensitas latihan Serdadu Tridatu di Lapangan Gelora Trisakti, Legian, cukup tinggi. Hampir 1,5 jam Pelatih Bali United memberikan porsi latihan kepada Melvin Platje dkk. Evaluasi juga sudah dilakukan. Berbagai kesalahan coba diperbaiki demi membalas kekalahan putaran pertama musim ini atas Mitra Kukar tersebut. Sekarang yang perlu dibenahi adalah mental bertanding anak-anak Bali United. Pelatih Kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro mengatakan tidak ingin anak asuhnya terlalu percaya diri dalam setiap pertandingan. Termasuk tidak menganggap remeh lawan dan melihat klasemen sementara. Bagi Widodo, kunci untuk memenangkan pertandingan melawan Mitra Kukar adalah percaya diri yang tidak terlalu berlebihan. Dia juga tahu sebelumnya Serdadu Tridatu berhasil mengalahkan Mitra Kukar dengan skor telak 6-1 saat pertemuan kedua musim lalu. Meskipun hasil tersebut bisa dijadikan modal yang berharga, tetapi dia mewanti-wanti skuadnya untuk tidak terlalu menggap enteng Naga Mekes – julukan Mitra Kukar. “Tetapi jangan sampai berlebihan. Konsolidasi tim harus bagus. harus ada taktikal dan strategi yang tepat. Kapan saatnya defense dan kapan saatnya menyerang. Lihat bagaimana dua pertandingan terakhir kami selalu kebobolan di satu menit pertama. Ini sangat jelek menurut saya. Apalagi kami sudah mengingatkan masalah itu kepada pemain,” terangnya. Lepas sejenak terkait mental dan kepercayaan diri I Gede Sukadana dkk, bagi mantan Pelatih Persela Lamongan ini, Mitra Kukar adalah tim yang berbahaya meskipun kalah di kandang dengan skor telak 1-4 menghadapi PSM Makassar. Bagi Widodo penyerang Mitra Kukar harus diwaspadai. Penyerang yang dimaksud ayah dua anak ini adalah Fernando Rodrigues Ortega yang sudah mencetak 15 gol atau terpaut satu gol dari top skorer sementara asal Persebaya Sruabaya, David Da Silva. “Penyerang mereka bagus ya. Apalagi ditambah dengan Rahmad Darmawan sebegai pelatih Mitra Kukar yang sudah sarart pengalaman,” ucap pelatih berusia 48 tahun ini. Yang terpenting adalah motivasi Naga Mekes  yang berlipat ganda setelah kalah menyakitkan pekan lalu. Mereka tentu tidak ingin kalah kembali. Jika kalah, tentu posisi mereka di klasemen akan semakin terjerembab. Saat ini, Mitra Kukar baru mengoleksi 29 poin dan berada di peringkat ke-14 klasemen sementara. Raihan poin mereka hanya terpaut dua poin dari penghuni zona degredasi PSIS Semarang yang saat ini meraih 27 poin. “Pastinya mereka ingin bangkit karena posisi mereka sangat rawan kalau kalah lagi. Ini yang harus diantisipasi. Motivasi tinggi mereka untuk bisa memperbaiki posisi di klasemen sementara,” tutupnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.