Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tiga Orang Nilainya di Atas Standar

publik
Wayan Sugatra.

BALI TRIBUNE - Pengumuman hasil assessment tes lelang empat jabatan strategis di lingkungan Pemkab Tabanan molor. Awalnya diprediksi turun tanggal 23 Oktober 2017 ternyata baru turun tanggal 16 Oktober 2017.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)  Tabanan I Wayan Sugatra menjelaskan, hasil assesment ini datang Kamis (26/10) sore diberikan langsung oleh BKN. Ternyata kemoloran hasil tes tersebut yang biasanya diumumkan pada tanggal 23 Oktober salah memprediksi. "Kami kira hanya 3-4 hari untuk mengetahui hasil, ternyata sampai 2 minggu," ungkapnya, Jumat (27/10).

Sementara itu berdasarkan hasil assessment, dari 22 pejabat yang melamar untuk empat jabatan strategis yakni Sekertaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tabanan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman dan Kepala Badan Keuangan Tabanan, hanya tiga orang yang nilainya di atas rata-rata. Mereka adalah Dewa Ayu Sri Budiarti sebagai Kepala Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Setda Tabanan yang mengikuti seleksi sebagai Kepala Bakeuda dengan nilai PK 4.

Kemudian I Made Yudiana jabatan saat ini PLT Dinas PU Tabanan mengikuti seleksi Kepala Dinas Pu dengan perolehan nilai MHK 3, dan I Made Sumerta Yasa jabatan saat ini Kepala Bagian Umum Setda Tabanan mengikuti seleksi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dengan nilai PK 4. Sementara itu untuk posisi jabatan sekretaris dewan, tidak ada satupun peserta yang nilainya di atas standar.

Sebanyak 11 orang dinyatakan hasilnya kurang memenuhi standart. Kemudian 4 orang peserta yang nilainya masih memenuhi syarat, dan 7 peserta kategori yang nilainya memenuhi syarat. "Yang 7 orang nilainya ini memenuhi syarat di mana hasilnya dalam kategori bagus," jelas Sugatra.

Namun demikian, dari 22 peserta yang mengikuti tes assement itu, semuanya dinyatakan lulus tidak ada yang tidak lulus hanya dibedakan pada nilai grade pointnya saja. Untuk selanjutnya hasilnya ini telah ditempel di berbagai titik untuk diketahui peserta dan publik.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Bupati Adi Arnawa Jadi Pembicara di BRIN, Pemkab Badung Terima Sertifikat Apresiasi IDSD Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri acara Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) RI, Selasa, (24/2/2026) yang dilaksanakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo di Lantai 3 Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jalan MH Thamrin No. 8, Jakarta Pusat.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati HPSN 2026, Bupati Badung Pimpin Korve Bersih Sampah di Pantai Kuta

balitribune.co.id | Mangupura  - Aksi korve bersih sampah laut kembali dilaksanakan pada Minggu (22/2). Kegiatan serangkaian peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 tersebut diawali gelaran apel yang secara langsung dipimpin oleh Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti, di Shelter Kebencanaan Baruna, Pantai Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.