Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tingkatkan Pembelajaran Sastra Agama, Bupati Mas Sumatri Buka UDG Tingkat Kabupaten

UDG
HADIRI - Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri menghadiri dan membuka UDG di Puri Gede Karangasem, Rabu (15/11).

BALI TRIBUNE - Guna meningkatkan kegemaran pembelajaran sastra agama, Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem menggelar kegiatan Utsawa  Dharma Gita (UDG), dibuka Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Rabu (15/11), di Bencingah Lembu Agung Puri Gede Karangasem.

Kadisbud I Putu Arnawa mengatakan, kegiatan utsawa dharma gita dilaksanakan dalam rangka memberikan ruang bahwa anak-anak generasi penerus bangsa harus dipersiapkan sejak dini agar mampu melaksanakan kewajibannya di tengah-tengah masyarakat, yakni melaksanakan swadharmaning Agama dan swadharmaning Negara. Selain itu, diharapkan dapat menumbuhkan kegairahan untuk mempelajari kembali dan  mengembangkan kreativitas dalam bidang pemahaman sastra agama.

Kegiatan ini memberikan pertanda bahwa betapa besarnya pemerintah terhadap perkembangan aspek-aspek kehidupan masyarakat dalam hal keagamaan di Kabupaten Karangasem. Hal ini dapat dikatakan sebagai  support yang mampu mendorong, khususnya masyarakat yang beragama Hindu akan lebih meningkatkan upaya-upaya nyata dalam bentuk aktifitas kehidupannya.

Arnawa menambahkan, Utsawa Dharma Gita tahun ini tetap diikuti oleh perwakilan dari Kecamatan se-Kabupaten Karangasem, yang tergolong dalam kategori  kelompok umur anak-anak, remaja dan dewasa. Adapun jenis-jenis Dharmagita yang dilombakan dalam kegiatan ini meliputi, lomba membaca sloka, lomba menghafal sloka, lomba membaca palawakya, lomba membaca kekawin, lomba geguritan, lomba dharma wacana berbahasa Bali, Indonesia dan Inggris serta dharma widya tingkat SD, SMP dan SMA/SMK. “Sumber dana pelaksanaan kegiatan UDG Kabupaten Karangasem tahun ini seluruhnya bersuber dari APBD Karangasem tahun anggaran 2017 melalui rekening Program Kegiatan Peningkatan Pemahaman Sastra Agama,” ungkapnya.

Bupati Mas Sumatri dalam kesempatan itu merasa bangga dan menyambut gembira diselenggarakannya kegiatan ini walaupun Kabupaten Karangasem masih dalam situasi meningkatnya aktivitas Gunung Agung. Ajang ini merupakan media peningkatan kecerdasan intelektual dan spiritual di bidang seni, sastra agama khususnya Agama Hindu. Dharmagita juga merupakan salah satu aktivitas religius budaya Hindu yang perlu dikembangkan  untuk meningkatkan kualitas  hidup. “Sudah seyogyanya pelaksanaan Utsawa Dharma Gita tingkat Kabupaten Karangasem dapat dilaksanakan secara terus menerus. Kita tidak ingin adanya putus generasi dalam hal pemahaman sastra agama yang kental akan nilai pendidikan moral dan etika masyarakat," terangnya.

wartawan
Redaksi
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.