Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Video Penganiayaan Viral di Medsos, Polres Badung Ringkus Bule Ukrania

Bali Tribune/ PENGANIAYAAN – Tangkapan layer video penganiayaan yang dilakukan turis Ukraina.



balitribune.co.id | Mangupura - Respon cepat tim gabungan Polsek Kuta Utara, Polres Badung dan Polda Bali berhasil mengamankan bule terlapor penganiayaan yang videonya viral di Media Sosial (Medsos) hanya beberapa jam pasca kejadian. Namun bule asal Ukrania yang identitasnya masih dirahasia ini masih diperiksa dan berstatus sebagai saksi.

"Bule yang terlapor sudah kita amankan. Statusnya masih sebagai saksi, belum tersangka.
 

 Saat ini masih diperiksa dan dan dalami keterangannya. Untuk namanya, belum bisa kita sebutkan tapi orang asing berkebangsaan Ukraina. Kalau nanti sudah jadi tersangka, akan kita sampaikan dan press realase ke media," ungkap Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes yang dikonfirmasi via telepon, Kamis (3/2/2022) siang.

Dikatakan Dedy Defretes, asal mula terjadinya pengeroyokan itu terkait sewa menyewa sepeda motor antara terlapor dengan korban. Kemudian sepeda motor yang disewakan itu tidak dikembalikan meski sudah jatuh tempo. Namun sepeda motor tersebut saat ini hilang dicuri.

"Kita masih cari barang bukti sepeda motor yang disewakan itu. Kita cari siapa yang mencuri sepeda motor itu," ujar Kapolres.

Hasil pemeriksaan sementara, terlapor mengaku tidak mengenal orang-orang yang melakukan pemukulan yang terekam dalam vidio itu. Namun Dedy Defretes mengegaskan tidak akan mempercayainya dan masih melakukan pendalaman dengan mengecek CCTv yang ada di seputaran TKP dan alat komunikasi terlapor.

"Terlapor mengaku yang melakukan penganiayaan yang terekam dalam video itu bukan temannya dan dia tidak kenal. Kita tidak percaya begitu saja. Kita akan cek alat komunikasi terlapor dan cek CCTv yang ada di TKP," terang mantan Kasat PJR Dit Lantas Polda Bali ini.

Informasi yang berhasil dihimpun mengatakan, penganiayaan ini berawal hari Rabu (2/2/2022) pukul 12.00 Wita, korban bersama saksi Cenly Elounora Musa Lalenoh (26) mendatangi tempat tinggal terlapor berinisial VK (30) di Villa Lime Jalan Subak Sari, Banjar Tegal Gundul Desa Tibubeneng untuk menanyakan pertanggungjawaban atas hilangnya motor jenis Honda PCX milik saksi yang disewa oleh terlapor. Namun terlapor tidak mau bertanggung jawab atas kehilangan sepeda motor tersebut dan menuduh saksi yang mencuri.
 
Selanjutnya terlapor menelepon teman temannya dan pada pukul 12.30 Wita 4 orang yang tidak dikenal dan mengaku sebagai Polisi Internasional datang dengan menggunakan mobil Fortuner warna hitam tanpa Nomor Polisi, menggunakan rotator dan membunyikan sirine.

"Mereka datang langsung memukul korban dan menyeret korban ke mobil pelaku. Di dalam mobil, pelaku berusaha mengikat korban dan berdasarkan saksi para pelaku membawa paksa saksi dan korban manaiki mobil para pelaku ke arah Kediri, Tabanan dan menyekap korban di suatu tempat selama sekira dua jam," tutur seorang petugas.

Para terduga pelaku  juga merampas handpone milik korban dan memaksa meminta sandi handphone serta mengancam bilamana tidak memberikan sandi handphone maka pelaku akan mematahkan kaki korban. Lantaran merasa terancam, korban kemudian memberikan sandi handphone tersebut. Saksi juga menerangkan di handpone yang dirampas oleh pelaku tersebut terdapat kartu ATM, beserta catatan penting bank ID dan paswordnya.

"Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka memar di bagian rahang sebelah kiri dan luka lecet pada lutut sebelah kiri," terangnya.

wartawan
RAY
Category

Sampaikan Sejumlah Tuntutan, Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali Gelar Aksi Damai

balitribune.co.id I Denpasar - Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali (SSB) menggelar aksi damai di Kantor Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup (PPLH) Bali Nusra di Renon, Denpasar, Kamis (16/4/2026). Ratusan jasa pengangkutan sampah swakelola yang tergabung dalam Forum Komunikasi Swakelola Sampah Bali saat aksi damai itu untuk menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah pusat. 

Baca Selengkapnya icon click

Gugatan Ditolak Dua Kali, Penjual Tanah di Jimbaran Tetap Dihukum Kembalikan Uang Puluhan Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Sengketa dugaan penipuan jual beli tanah di Jimbaran, Kabupaten  Badung kian memanas.

Pelapor berinisial SN melalui kuasa hukumnya I Made Ariel Suardana, SH, MH, menanggapi pernyataan kuasa hukum Bun Djokosudarmo yang sebelumnya disampaikan melalui hak jawab di sejumlah media. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dua Kecelakaan Maut Terjadi dalam Sehari di Selemadeg dan Selemadeg Barat

balitribune.co.id I Tabanan - Dua kecelakaan lalu lintas berujung maut mengguncang wilayah Kecamatan Selemadeg Barat dan Selemadeg dalam waktu kurang dari lima jam pada Rabu (15/4/2026). Peristiwa tragis tersebut merenggut dua nyawa, termasuk seorang pelajar berusia 10 tahun yang tewas seketika di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Wajibkan Pegawai Absen Pakai Koordinat Rumah Saat WFH

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan akan mewajibkan ASN melakukan absen sesuai koordinat lokasi rumah saat Work From Home (WFH).

Upaya ini dilakukan untuk mencegah WFH disalahgunakan menjadi libur panjang tiap akhir pekan. Aturan ketat ini diberlakukan untuk memastikan pegawai tetap menjalankan tugas dinasnya dengan produktivitas tinggi meski bekerja dari rumah setiap Jumat.

Baca Selengkapnya icon click

Sekda Bangli Warning ASN, Wajib Melaporkan Kinerja Saat WFH

balitribune.co.id I Bangli - Memasuki kali kedua pelaksanaan Work From Home (WFH) yang dilaksanakan setiap hari Jumat, Pemkab Bangli mengeluarkan warning kepada pimpinan OPD dan ASN. Pasalnya  WFH tidak serta merta ASN libur. Melainkan tetap bekerja dari rumah. Demikian ditegaskan Sekda Bangli, I Dewa Bagus Riana Putra, Kamis (16/4/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.