BALI TRIBUNE - Jalan utama menuju Pura Griya Sakti, Desa Kenderan, Tegallalang, jebol dan longsor ke jurang. Separuh jalan sepanjang 10 meter tergerus ke dasar jurang berkedalaman 25 meter. Umat se-Bali yang melakukan persembahyangan serangkian Piodalan di pura setempat pun ikut terusik. Terlebih, jika hujan terus mengguyur, dikhawatirkan akan memutus jalan.
Pantauan Bali Tribune di lokasi, kondisi jalan utama menuju Pura Griya Sakti, sangat membahayakan. Terlebiah jebolnya jalan sepanjang 10 meter, separuh jalan sudaj tergerus ke jurang. Terlebih, di bagian bawah lapisan aspal, pondasi jalan sudah tergerus dan hanya masih lapisan aspal yang masih tergantung.
Atas kondisi ini, pemotor ataupun pengendara mobil, terpaksa bergiliran untuk melintas. Menghindari getaran dan tekanan beban, kendaran bermuatan melebihi 500 ton pun dilarang melintas untuk sementara. “Longsornya sudah terjadi mulai sepekan lalu, samakin hari semakin bertambah parah. Kalao hujan terus, jalan ini akan terputus,” terang salah seorang warga asal Banjar Tangkas, Kenderan, I Wayan Latra.
Jebolnya jalan ini, juga disebutkan mengancam kebutuhan air bersih untuk masyatakat setempat. Karena pipa air minum juga ikut tergerus, meski sudah diperbaiki untuk sementara.
Tidak hanya itu, Latra yang juga seorang Pecalang adat menyebutkan, umat yang menggelar persembahyangan serangkaian Piodalan di Pura Griya Sakti, juga ikut was-was. Jika hujan terus mengguyur, aliran air dari dua arah yang bermuara di jalan itu akan memicu longsor lebih parah lagi. “ Melintas di jalan itu sangat licin, salah-salah bisa tergelincir ke jurang,” tambahnya.
Atas musibah ini, warga stempat sangat mengharapkan pemerintah melakukan upaya cepat. Mengingat longsor akan semakin parah jika tidak dilakukan perbaikan untuk sementara.
Secara terpisah, Kepala Dinas PU Gianyar, Nyoman Nuadi membenarkan adanya jalan jebol di kawasan Kendran Tegallalang ini. Menurutnya, untuk perbaikan pihaknya sudah menganggarkan di APBD 2018. Untuk proses perbaikan, dipastikan akan dilaksanakan tahun 2018 mengingat anggarannya sudah masuk dalam APBD 2018. Pihaknya juga akan melakukanperbaikan sepanjang 49 meter dengan memasang plat beton. “Perbaikannya akan menggunakan beton sehingga tak mudah tergerus,” pungkasnya.