Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berwisata di Bali Wisatawan Dimanjakan Kuliner Melayu

Roti jala
Roti jala salah satu makanan khas Melayu.

BALI TRIBUNE - KAWASAN tujuan wisata internasional dituntut untuk menyediakan berbagai fasilitas yang menunjang diantaranya infrastruktur, aksesibilitas, akomodasi, kuliner dari berbagai negara dan sebagainya. Pulau Bali sebagai tujuan wisata telah memenuhi fasilitas tersebut sehingga wisatawan akan lebih tertarik dan merasa nyaman saat berwisata di pulau yang dijuluki Seribu Pura ini.

Contohnya, ketersediaan aneka kuliner baik lokal Bali maupun dari sejumlah negara salah satunya makanan dengan citarasa Melayu yang biasanya dicari oleh wisatawan Malaysia dan Singapore. Kuliner Melayu ini tidak sulit ditemukan di Kota Denpasar.

Sebelum tahun 2000-an jenis masakan ini tidak terlalu populer di industri kuliner Bali, khususnya untuk pasar pariwisata. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan Malaysia, Singapore dan Timur Tengah ke Bali memicu berkembangnya industri kuliner Melayu.

Menurut penuturan salah seorang pemilik Kedai Makanan Melayu di Denpasar, Putu Primawati selama tiga tahun secara konsisten menyediakan beragam jenis makanan dengan citarasa Melayu dan juga Timur Tengah guna memenuhi permintaan wisatawan maupun warga lokal. “Menu yang kami sediakan adalah jenis menu autentik Melayu dan Timur Tengah,” ucapnya di Denpasar beberapa waktu lalu.

Dia menyebutkan jenis masakan khas Melayu yang disajikan diantaranya gulai asam pedas, roti jala yang bisa dinikmati dengan beragam pilihan kare, seperti kare sayur, kare ayam dan kambing. Gulai asam pedas ini menggunakan ikan patin dan dimasak dengan bumbu asam pedas khas Melayu.

Bumbu asam pedas tersebut adalah bumbu khas Melayu yang didominasi rasa asam. “Untuk menghasilkan citarasa asam ini kami menggunakan belimbing wuluh, asam kandis dan beberapa jenis bumbu yang mampu mengikat rasa asam, sehingga gulai asam pedas kami sangat autentik Melayu,” jelas Primawati.

wartawan
Ayu Eka Agustini

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click

Atasi Kemacetan di Gilimanuk, Pelabuhan Celukan Bawang Jadi Alternatif Penyeberangan Bali–Jawa

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah terus melakukan upaya untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana – Ketapang, Banyuwangi terutama saat menjelang idul fitri maupun natal dan tahun baru. Salah satunya dengan membuka jalur alternatif layanan penyeberangan guna mengurai kepadatan di lintas Gilimanuk–Ketapang. Salah satunya dengan membuka akses baru lewat Pelabuhan Celukan Bawang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.