Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buleleng Mulai Genjot Wisman Jepang

Jepang
Gingiro dari Fukuoka Jepang yang akan membantu promosi potensi wisata Buleleng di Jepang

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pariwisata Buleleng terus berupaya menggenjot minat wisatawan mancanegara (wisman) berkunjun ke Bali Utara. Guna menarik wisman berwisata ke Buleleng pemerintah setempat dan pelaku industri pariwisata di kawasan tersebut telah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang seperti hotel, villa, resort serta berbagai atraksi wisata mulai dari wisata alam, budaya, buatan, kuliner dan lainnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Nyoman Sutrisna dalam pesan elektroniknya kemarin menyatakan bahwa saat ini untuk mendatangkan wisman ke Buleleng terutama pasar Jepang pihaknya dibantu oleh salah seorang warga Jepang. "Kami di Buleleng mendapat bantuan promosi dari salah seorang warga di sana dengan salah satu travel agent di Jepang," terangnya kepada Bali Tribune.

Dikatakannya, warga Jepang tersebut adalah Gingiro yang berasal dari Fukuoka, Jepang telah berkomitmen untuk berupaya mengajak lebih banyak lagi wisman Negeri Sakura mendatangi spot-spot wisata di Buleleng. "Kami juga melakukan testimoni beberapa wisatawan dari mancanegara yang berkunjung ke Buleleng salah satunya Mr. Gahat dari Jerman, beliau sudah 10 hari di Buleleng, dia enjoy," bebernya.

Dijelaskan Sutrisna ada beberapa obyek wisata budaya dan sejarah yang dapat dikunjungi wisatawan saat berada di Kabupaten Buleleng. Diantaranya adalah Klenteng Ling Gwan Kiong, Monumen Yudha Mandala Tama, eks Pelabuhan Buleleng, Puri Agung Buleleng dan lainnya. Selain itu tersedia aktivitas wisata modern salah satunya Krisna Funtastic Land yang berada di dekat Pantai Lovina.

"Aktivitas water sport juga sudah ada di Buleleng mulai dari flying fish, fly boards, parasailing, donut boats, banana boats, canoe dan berbagai jenis permainan menarik lainnya," sebutnya.

Sedangkan bagi wisman yang menyukai wisata pantai bisa mengunjungi Buleleng bagian barat untuk melakukan kegiatan snorkeling dan menyaksikan keajaiban dunia bawah laut Menjangan. Serta menyelam bersama jutaan ikan dan indahnya terumbu karang.

Berdasarkan data Dinas Pariwisata Daerah Bali tahun ini periode Januari-Agustus wisman Jepang yang berkunjung ke Pulau Dewata sebanyak 
173.240 orang. Pihaknya berharap, wisman Jepang menjadikan Buleleng sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Pulau Bali.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.