Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dihajar Gelombang Selat Jembrana, Nelayan Situbondo Tenggelam

kecelakaan
13 nelayan awak perahu yang tenggelam berhasil dievakuasi kedarat oleh perahu nelayan lain.

BALI TRIBUNE - Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan selatan Jembrana Jumat (11/5) sore. Sebuah perahu penangkap ikan asal Jawa Timur tenggelam dihantam gelombang ganas selat Jembrana.

Belasan nelayan  di perahu naas itu  berhasil diselamatkan perahu nelayan lain yang saat itu sedang melintas disekitar lokasi.

Kasat Pol Air Polres Jembrana, Iptu H. Edy Waluyo dikonfrimasi Jumat malam membenarkan adanya kejadian kecelakaan laut tenggelamnya perahu penangkap ikan di wilayah perairan Jembrana tersebut.

Disebutkan, kejadian naas ini terjadi pada perahu Sekar Abdadi warna coklat tua motif strip putih milik Ahmadi asal Desa Mimbo, Kecamatan Banyuputih, Kabupatren Situbondo, Jawa Timur.

Peristiwa tenggelamnya perahu kayu berukuran 7 X 3 meter itu, diketahui sekitar pukul 15.00 Wita dan evakusi nelayan awak perahu tersebut berlangsung hingga pukul 19.00 Wita.

 “Lokasi kejadiannya disekitar perairan antara pintu muara Perancak dan Muara Ketapang Pengambengan, jaraknya sekitar 100 meter dari bibir pantai. Perahu mengangkut 13 orang nelayan” ungkapnya.

Ke-13 nelayan  tersebut adalah; Ahmadi (30) sebagai Juragan, Madrus (45) Satori (30) Hendara (20), Ahmad Riyanto (15), Hendrianto (19), Hariyanto (29), Coirul Uman (20), Mianadi (22), Bhukori (37), Apit Farsiki (18), Edi (32) dan Ediyanto (34) yang semuanya merupakan warga nelayan asal Desa Mimbo, Kecamatan Banyuputih, Kabupatren Situbondo, Jawa Timur.

Ahmadi, pimpinan perjalanan saat dimintai keterangannya menjelaskan, perahu Sekar Abadi tersebut berangkat melaut dari Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan Jumat pagi sekitar pukul 08.00 Wita dengan tujuan menangkap ikan disekitar perairan wilayah Perancak, Jembrana.

"Namun sekira pukul 13.00 Wita diterjang angin kencang, juragan bersama awak perahu lainnya memutuskan untuk  pulang. Saat memasuki pintu air muara Perancak pada jarak sekitar 100 meter dari bibir pantai dan saat itu gelombang laut memang tinggi. Perahu dihantam ombak dari belakang” urainya.

Dalam perjalanan pulang, perahu dihantam gelombang  tinggi dan bertubi-tubi. Akibstnya, salah satu mesin perahu berkekuatan 300 PK mendadak mati dan perahu pun tenggelam. Beruntung ada perahu nelayan lain yang melintas dan langsung memberi pertolongan.

“Ke-13 nelayan awak perahu yang tenggelam tersebut ditolong dan diangkut menggunakan perahun Sumber Wangi untuk dievakuasi ke darat di pesisir Desa Pengambengan. Kondisinya semua selamat dan sudah mendapatkan pertolongan. Sudah kami data dan seluruhnya juga kami mintai keterangannya di Mako Pos Pol Air Polres Jembrana di PPN Pengambengan,” ungkapnya.

Kerugian akibat kecelakaan laut ini diperkirakan mencapai Rp 80 juta. “Rencananya perahu itu akan diangkat Sabtu besok (hari ini) dengan menggunakan 3 unit perahu lainnya," tandasnya. pam



wartawan
Putu Agus Mahendra
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Presiden Prabowo Pilih Sapi Bali Asal Baturiti untuk Hewan Kurban Idul Adha 2026

balitribune.co.id I Tabanan -  I Wayan Doni Ardita (36), peternak asal Banjar Anyar, Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, tengah diliputi rasa bangga. Sapi Bali hasil peliharaannya kembali terpilih dan dibeli oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada hari raya Idul Adha 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Fenomena Satwa Laut Terdampar di Jembrana, Setelah Paus Kini Lumba-Lumba

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini satwa laut yang terdampar mati semakin banyak ditemukan di pesisir Bali barat. Teranyar seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di Pantai Yehsumbul, Mendoyo pada Minggu (17/5/2026). Bangkai satwa laut yang mati akhirnya dikuburkan di pantai di sekitar lokasi penemuan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilaporkan Hilang Usai Pergi ke Ladang, Kakek Yuda Ditemukan di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar - Sempat menghilang semalaman, I Made Yuda (73) alias Kakek Yuda akhirnya  ditemukan selamat. Lansia asal Banjar Tangkas, Desa Kenderan, Tegallalang, ini ditemukan terperosok di dasar jurang di aliran Sungai Tukad Petanu,  dan langsung dievakuasi, Sabtu (16/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Beresiko Tinggi, 50 Pemandu Arung Jeram Bali Ikuti Sertifikasi Kompetensi

balitribune.co.id I Gianyar - Sebanyak 50 pemandu arung jeram (rafting guide) mengikuti Sertifikasi Kompetensi Kerja Bidang Kepariwisataan  2026 Sabtu-Minggu (16-17/5/2026) di Jalur Sungai Ayung, Ubud. Kualitas pemandu wisata berisiko tinggi  ini diharapkan memiliki ketrampilan dengan standar keselamatan yang ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.