Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemenpar Sebut Toilet Bersih Penting untuk Pariwisata

Bali Tribune / ilustrasi (ist)

balitribune.co.id | DenpasarKementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia menyatakan 5 alasan mengapa toilet bersih penting untuk pariwisata. Pasalnya, toilet yang bersih selain menambah kenyamanan wisatawan atau pengunjung, juga bisa memengaruhi reputasi wisata bahkan menarik lebih banyak pengunjung serta jadi daya tarik tersendiri. 

Kemenpar melalui Satgas Wisata Bersih berupaya memastikan kebersihan toilet di destinasi wisata. Hal itu dilakukan baik melalui pengawasan, edukasi pengelolaan sanitasi serta membangun kolaborasi salah satunya dengan Asosiasi Toilet Indonesia. Demikian dikutip dari akun resmi Kementerian Pariwisata, kemenpar.ri. 

Menurut Kemenpar, toilet bukan sekadar fasilitas, tapi cerminan budaya. Kondisi toilet di tempat wisata mencerminkan standar kebersihan suatu daerah. Jika kotor dan tidak terawat, wisatawan bisa berpikir bahwa budaya kebersihan di tempat wisata itu juga buruk dan akhirnya menurunkan kepercayaan untuk melakukan kunjungan selanjutnya.

Toilet yang bersih dapat menjaga kenyamanan wisatawan atau pengunjung. 

Wisatawan pasti menginginkan pengalaman yang menyenangkan, termasuk akses ke toilet yang bersih. Jika fasilitas sanitasi buruk, mereka bisa merasa tidak nyaman dan ingin cepat menyelesaikan kunjungan.

Versi Kemenpar, toilet bersih akan meningkatkan citra dan reputasi destinasi.

Pariwisata bukan hanya soal keindahan alam, tetapi juga pelayanan. Toilet yang bersih menunjukkan kepedulian pengelola terhadap kenyamanan pengunjung. Dengan fasilitas yang baik, destinasi akan lebih dihargai oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.

Kondisi toilet yang bersih di destinasi wisata akan menjadi daya tarik dan pembeda. Beberapa negara telah membuktikan bahwa toilet bisa menjadi daya tarik wisata. Toilet yang bersih dan unik memberikan pengalaman berbeda dan meningkatkan kesan positif. 

Toilet bersih menjaga kesehatan dan keamanan wisatawan. Beberapa negara telah membuktikan bahwa toilet bisa menjadi daya tarik wisata. Destinasi yang memerhatikan kebersihan toilet memiliki nilai lebih dibandingkan yang tidak.

wartawan
YUE

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.