Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menu Khas Tiongkok Populer di Bali

Bali Tribune/ MAKANAN – Babi kecap yang merupakan makanan khas Negeri Tirai Bambu sangat disukai masyarakat Bali dan wisatawan
balitribune.co.id | Denpasar - Setiap acara pesta perkawinan di Bali, menu babi kecap pastinya menjadi salah satu hidangan yang wajib. Menu inipun sangat mudah ditemukan karena cita rasa yang manis dan gurih menjadikan makanan khas Tiongkok tersebut cukup populer di pulau ini. 
 
Di tempat makan ataupun warung nasi, tidak jarang hidangan tersebut ditawarkan. Tidak kalah menarik, ternyata makanan dari Negeri Tirai Bambu itu juga mampu menarik minat wisatawan. Sehingga babi kecap dijadikan menu andalan pada salah satu restoran di kawasan Sanur, Denpasar.
 
Chef Restoran yang menyajikan menu babi kecap, Gde Agus Suantara beberapa waktu lalu di Denpasar mengatakan, jika permintaan untuk makanan lokal termasuk babi kecap ini cukup tinggi. Mengingat wisatawan mancanegara yang mendominasi kunjungan di restoran ini.
 
"Banyak wisatawan yang suka dan ingin mencoba makanan lokal yang kami tawarkan. Bahkan dibandingkan dengan semua jenis menu yang tersedia, komposisi permintaan makanan lokal Bali mencapai 50 persen," terang Agus. 
 
Menurutnya jenis makanan lokal menjadi suatu daya tarik dan harus dicoba oleh wisatawan. Terlebih lagi cara memasaknya disesuaikan dengan lidah wisatawan yang tidak terbiasa dengan pedas. “Kita kurangi jumlah cabai untuk menurunkan tingkat kepedasan. Namun jenis bumbu ataupun rempah lainnya masih tetap kita gunakan untuk tidak menghilangkan cita rasa lokal yang dimiliki,” ucapnya. 
 
Agus menyatakan bahwa babi kecap ini sebenarnya merupakan makanan khas Tiongkok yang sangat populer di Bali. Kepopulerannya ini membuat menu tersebut selalu ada di setiap acara. Menu ini pun dihadirkan di restoran dan ternyata mendapat tanggapan positif dari wisatawan.
 
Dijelaskannya terkait proses memasak, membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam agar tekstur daging yang dihasilkan empuk dan bumbu meresap sempurna. Di restoran ini babi kecap disajikan dengan nasi ditambah sambal matah dan tomat cery. Rasa manis, gurih dan asam dari tomat cery menyatu dalam sajian babi kecap tersebut. 
 
Kendati merupakan makanan khas Tiongkok, babi kecap yang ditawarkan kental dengan cita rasa lokal. Hal ini karena proses memasaknya menggunakan bumbu Bali (base genep). Bumbu yang digunakan memang sedikit berbeda dengan babi kecap ala Tiongkok. Bumbu babi kecap Tiongkok biasanya hanya menggunakan jahe dan bawang putih yang ditambahkan kayu manis dan daun bintang untuk menambah aroma. 
 
Sementara untuk babi kecap yang disediakan menggunakan base genep dengan tambahan kayumanis dan daun bintang. “Cara memasaknya sama, babi disiram dengan gula merah. Di awal  memasak, bumbu ditumis terlebih dahulu, kemudian dimasukkan daging,” paparnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Tersandung Kasus Dugaan Pemerasan, Kejati Bali Tahan Kepala DPMPTSP Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja – Diduga terlibat kasus pemerasan perizinan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, I Made Kuta di tahan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Kamis (20/3). Penyidik Kejati menahan Made Kuta setelah sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka. 

Baca Selengkapnya icon click

Aniaya Pacar Hamil, Pengusaha Hongkong Dilaporkan ke Mapolres Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang pengusaha asal Hongkong berinisial HCKR tega aniaya kekasihnya berinisial PKL (22) di Villa Bronte Jalan Dukuh Indah Kerobokan Kuta Utara, Badung, Jumat (7/3/2025) pukul 03.00 Wita. Penyebabnya karena hendak ditinggal pergi korban lantaran ketahuan pelaku tidur dengan wanita lain. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Tabanan Kunjungi SMPN 5 Kediri

balitribune.co.id | Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan melakukan kunjungan kerja ke SMPN 5 Kediri di Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri, pada Rabu (19/3/2025). Kunjungan itu dilakukan untuk meninjau kegiatan belajar mengajar di sekolah itu yang terbagi ke dalam dua gelombang, yakni sekolah pagi dan siang. “Ada siswa yang masuk siang hari lagi enam kelas,” jelas Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Tabanan Wanti-wanti Soal Optimalisasi Pendapatan Daerah di 2025

balitribune.co.id | Tabanan - Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa mewanti-wanti jajaran eksekutif yakni pemerintah kabupaten (pemkab) untuk merealisasikan optimalisasi pendapatan daerah di tahun anggaran 2025. Arnawa menekankan hal itu saat membuka rapat kerja Komisi III DPRD Tabanan dengan beberapa dinas/badan di lingkungan Pemkab Tabanan pada Rabu (19/3).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Kesehatan Nunggak Rp10 Miliar, Manajemen RSU Klungkung Pusing Cari Solusi

balitribune.co.id | Semarapura - Belakangan ini RSU Klungkung terbebani beban berat, hal itu disebabkan adanya klaim layanan pasien false emergency yang belum dibayarkan oleh BPJS Kesehatan. Tentu saja klaim false emergency sangat berarti untuk mendukung peningkatan layanan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.