Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pawiba Siagakan Ratusan Armada Lebaran

Bali Tribune/ Nyoman Sudiartha
balitribune.co.id | Denpasar -  Persatuan Angkutan Pariwisata Bali (Pawiba) diminta terlibat dalam menyediakan angkutan Lebaran 2019. Sebanyak 50 hingga 100 armada bus berkapasitas 40-45 penumpang disiapkan oleh member Pawiba. Demikian disampaikan Ketua Pawiba, Nyoman Sudiartha beberapa waktu lalu saat ditemui di Denpasar. 
 
Menurutnya, Organisasi Angkutan Darat (Organda) memberikan kesempatan kepada Pawiba untuk menyediakan angkutan Lebaran seperti tahun-tahun sebelumnya. Armada yang akan mengangkut masyarakat ke masing-masing tujuan salah satunya ke Pulau Jawa akan disiagakan beberapa hari menjelang Idul Fitri. 
 
"Armada yang disediakan 50 sampai 100 unit bus. Sesuai Peraturan Pemerintah armada Pawiba disiagakan mulai H-7 sampai H+7. Selama angkutan itu diperlukan karena kita backup Organda dan angkutan antar provinsi," terang Sudiartha. 
 
Saat ini kata dia, secara keseluruhan jumlah armada yang ada di Pawiba sekitar 150 unit diantaranya bus yang memiliki kapasitas tempat duduk lebih banyak daripada angkutan antar provinsi. 
 
Berdasarkan pengalaman Lebaran sebelumnya, tidak hanya komunitas, sejumlah perusahaan pun memerlukan armada dengan kapasitas 45-50 seats. Namun untuk tahun ini dikarenakan masih suasana pemilihan umum (Pemilu), diperkirakan untuk komunitas akan memilih menggunakan kendaraan pribadi. 
 
"Memang ada komunitas atau perkumpulan biasanya memerlukan armada seperti tahun-tahun kemarin. Karena sekarang tahun politik mungkin kebanyakan secara pribadi-pribadi jalannya. Kecuali ada perusahaan yang akan menyewa bus untuk memberangkatkan. Ini yang akan disediakan juga oleh Pawiba," katanya. 
 
Disebutkannya terkait biaya operasional, Pawiba menghitung kendaraan untuk pergi pulang. "Kalau dari jumlah harga mungkin sama dengan bus angkutan antar provinsi tapi kapasitas kendaraan kita jauh lebih banyak dari angkutan antar provinsi. Bus antar provinsi paling banyak jumlah tempat duduknya 33. Kita bisa memberikan kapasitas 45 seats dengan fasilitas yang sama yaitu toilet dan lainnya," beber Sudiartha. 
 
Demi keamanan dan keselamatan penumpang, kegiatan ram check masing-masing kendaraan pun dilakukan untuk melihat kesiapan dari sisi fisik dan legalitas kendaraan. "Rekan-rekan (member Pawiba) kita, sudah siapkan untuk angkutan Lebaran ini," tegasnya. 
wartawan
Ayu Eka Agustini

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.