Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pos AHASS Teaching Factory SMK PGRI 2 Badung Diresmikan AHM

Bali Tribune / MERESMIKAN - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali meresmikan Teaching Factory (TEFA) di SMK binaan bekerjasama dengan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), Sabtu (2/12)
balitribune.co.id | Perkuat komitmen dalam dunia vokasi, PT Astra Honda Motor (AHM) kembali meresmikan Teaching Factory (TEFA) di SMK binaan bekerjasama dengan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS). Pengembangan kompetensi siswa dalam mempelajari bisnis layanan purna jual sepeda motor ini mulai diimplementasikan di SMK PGRI 2 Kabupaten Badung, Bali sebagai SMK yang menjadi Pos AHASS TEFA pertama di pulau Dewata. 
 
Peresmian SMK PGRI 2 Kabupaten Badung sebagai Pos AHASS TEFA pada Sabtu (2/12) ini melengkapi 6 sekolah lainnya yang lebih dulu menjadi Pos AHASS TEFA di wilayah Bekasi – Jawa Barat, Takalar – Sulawesi Selatan, Bandar Lampung – Lampung, Banyuwangi – Jawa Timur, Sintang - Kalimantan Barat, dan Tangerang – Banten. Sebagai Pos AHASS TEFA, SMK PGRI 2 Kabupaten Badung ini bekerjasama dengan AHASS Kembang Dewi Lestari, yang juga berada di wilayah Badung.  
 
GM Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan peresmian Pos AHASS TEFA merupakan salah satu penanda konsistensi perusahaan dalam mewujudkan komitmen besar di dunia pendidikan vokasi. Program ini diharapkan dapat semakin meningkatkan keterampilan serta pengetahuan siswa yang sejalan dengan kebutuhan di dunia industri, terutama di bidang layanan purna jual sepeda motor.
 
“Pos AHASS TEFA merupakan bentuk pengenalan awal bagi peserta didik agar lebih siap menghadapi industri baik secara pengalaman, pengetahuan, serta keterampilan yang dikemas dengan profesional. Kami berharap program ini dapat menghasilkan generasi muda yang unggul dan siap berkompetisi,” ujar Muhib. 
 
Konsep TEFA ini hadir di sekolah SMK mitra binaan AHM yang telah memiliki status Grade A+ dan menjadi sekolah Tempat Uji Kompetensi (TUK). Selain itu, sebagai Pos AHASS TEFA, sekolah memiliki sarana dan prasarana workshop dengan beragam fasilitas seperti ruang tunggu konsumen, jumlah pit minimal 2 serta fasilitas pendukung lainnya. AHASS yang ditunjuk sebagai pembina akan mendampingi implementasi TEFA dalam hal operasional dan standarisasi kualitas pekerjaan di Pos AHASS TEFA, demi menjamin kepuasan konsumen.
 
Beragam layanan purna jual bagi konsumen hadir di Pos AHASS TEFA seperti pengerjaan perawatan berkala, pergantian oli serta penggantian suku cadang sepeda motor Honda. Dalam menjaga kualitasnya proses kerja, hasil kerja dan suku cadang yang digunakan, teknisi AHASS mitra akan memastikan setiap proses pengerjaan dan hasil kerja siswa yang dilakukan di Pos AHASS TEFA
Perkuat Kompetensi Guru dan Fasilitas Pendukung
 
Untuk semakin memperkuat kompetensi pada Pos AHASS TEFA, AHM melakukan pembekalan khusus terhadap 28 guru pembimbing sekolah yang mengimplementasikan TEFA di Safety Riding and Training Center AHM ,Cikarang – Jawa Barat (1-3/11). Para guru tersebut mendapat berbagai bekal pengetahuan seputar manajemen operasional dan layanan bengkel yang akan diterapkan kepada para siswa dalam belajar di Pos AHASS TEFA, seperti seperti teknis perbengkelan, palayanan komplain, administrasi dan keuangan perbengkelan, serta tata kelola suku cadang. Pada akhir sesi pembelajaran, para peserta mendapatkan materi pengetahuan peraturan ketenagakerjaan serta Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai dasar pengelolaan SDM.
 
Selain itu, AHM juga melengkapi dukungan pembinaannya melalui bantuan 125 sepeda motor Honda yang disalurkan sepanjang tahun ini kepada SMK binaan AHM di seluruh Indonesia. Serah terima unit sepeda motor pada tahun ini akan ditutup melalui kegiatan di SMK Islam Sabilal Muhtadin, Balikpapan (9/12) dengan memberikan 7 unit sepeda motor di area Kalimantan Timur yang akan dimanfaatkan sebagai materi belajar praktik. 7 unit sepeda motor tersebut akan diserahterimakan pada SMK Islam Sabilal Muhtadin, Balikpapan, SMKN 1 Tapin Selatan, SMK Muhammadiyah 2 Banjarmasin, SMK Bhakti Bangsa Banjarbaru, SMKN 3 Kuala Kapuas, SMKN 1 Sungai Tabuk, dan SMKN 2 Marabahan
wartawan
HEN
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.