Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Sajian Berkonsep Tri Hita Karana Mengenal Budaya Lokal dan Sisi Sejarah Bali

Bali Tribune / menu makan malam yang diciptakan dari esensi filosofi dan nilai-nilai kehidupan tradisional Bali melalui santapan kepada wisatawan

balitribune.co.id | Gianyar - Salah satu resor yang ada di Ubud Kabupaten Gianyar memperkenalkan Bali Harmony 8-Course Set Menu Dinner yang diciptakan dari esensi filosofi dan nilai-nilai kehidupan tradisional Bali melalui santapan kepada wisatawan. Rangkaian hidangan ini berkonsep pada Tri Hita Karana atau filosofi yang menggambarkan hubungan harmonis antara tiga unsur utama kehidupan yakni hubungan manusia dengan Tuhan, dengan sesama manusia dan dengan lingkungan alam.

Masing-masing jenis hidangan menginterpretasikan filosofi ini, sehingga tercipta sebuah pengalaman bersantap bercita rasa otentik yang berakar dari warisan kuliner khas Bali dikombinasikan dengan hidangan khusus disajikan dalam perayaan keagamaan Hindu Bali.
Budaya kuliner dan tradisi Bali, yang menggunakan bumbu dan bahan-bahan lokal dan musiman diolah untuk menciptakan hidangan seperti Amuse Bouche yang mencerminkan upacara dan sayuran mencerminkan Canang Sari.

Bali Harmony merupakan kreasi kreatif menu yang mendekatkan tamu pada pengetahuan warisan budaya Bali dan menjadi ciri khas pengalaman bersantap malam. Pengambilan nama menu Amuse Bouche mewakili upacara pemujaan dan perayaan keagamaan. Terdiri dari 5 jenis makanan yang umumnya disajikan saat Galungan dan Kuningan seperti Lawar Tortelini, Skewer Lamb, Salmon Tartar, Betutu Cannelloni, dan Crispy Lak-Lak.

Sup-Melukat (penyucian). Sup yang bening menggambarkan Melukat atau ritual pembersihan dengan air. Terdiri dari 3 macam tomat dan Gazpacho semangka, dengan Scallop Confit dan Prawn. Risotto-Sawah yang mencerminkan harmoni dengan lingkungan alam, yakni sawah dan bebek yang khas di Ubud. Sayur-Doa Persembahan yakni campuran dari berbagai sayuran lokal yang berwarna-warni mencerminkan Canang Sari atau sesajen Hindu Bali yang dibuat dalam doa harian.

Roasted Fish-Laut dan Gunung yang mewakili tangkapan hasil laut Bali di pagi hari dengan latarbelakang gunung yang memukau. Beef Steak-Bumi Pertiwi yakni daging yang diolah dengan teknik memasak tradisional, dibungkus dengan daun pisang dan garam kasar. 

Last Dessert-Tilem (bulan baru) yakni hidangan penutup yang terdiri dari coklat buatan Bali dengan kombinasi berbagai rasa, tekstur dan penyajian untuk membersihkan lidah. 

General Manager salah satu resor di Ubud, Ryuichi Karakawa menyebutkan bahwa Bali Harmony Set Course Dinner dikreasikan untuk memenuhi permintaan pasar wisatawan yang ingin mengenal lebih jauh budaya lokal dan sisi sejarah Bali yang belum banyak dikenal. "Tamu saat ini aktif mencari pengalaman otentik dan unik dan berakar pada budaya lokal di sebuah destinasi untuk mencapai sebuah harmoni dan keterkaitan dengan lingkungan sekitarnya. Kami mendesain Bali Harmony Set Course ini khususnya untuk menjadi pengalaman kuliner yang mengedepankan esensi warisan Hindu Bali bagi para tamu," jelasnya. 

Bali Harmony Set Menu Dinner siap menjadi santapan makan malam bagi tamu yang menginap. Menu ini menyajikan berbagai hidangan dengan cita rasa nikmat dan kisah-kisah tentang budaya Bali yang menginspirasi.

wartawan
YUE

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.