Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Serunya Naik Bus Gratis ke Monkey Forest Ubud

Bali Tribune / MENUJU TERMINAL - Bus Trans Metro Dewata menuju Terminal Ubung dari Ubud

baitribune.co.id | GianyarWisatawan maupun masyarakat Denpasar dan Gianyar sekarang ini dimudahkan dengan adanya akses transportasi massal yakni bus yang efisien, aman, nyaman. Keberadaan angkutan publik ke tempat wisata di Denpasar dan Gianyar ini diharapkan mampu mengurangi kemacetan. 

Pasalnya, sejak beroperasional pada 27 Desember 2020, Bus Trans Metro Dewata tujuan Terminal Ubung-Monkey Forest Ubud ini semakin dimintai masyarakat dan wisatawan. Sejumlah turis asing yang tinggal di Bali juga memanfaatkan angkutan massal tersebut saat mengunjungi objek wisata Monkey Forest Ubud. 

Transportasi umum program Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, sementara ini masih gratis guna meningkatkan minat masyarakat menggunakan angkutan massal yang bersih dan nyaman tersebut. Saat mencoba rute ini, tidak memerlukan waktu lama untuk menunggu kedatangan bus di halte yang telah ditentukan. 

Bus berhenti disetiap halte untuk menaikkan dan menurunkan penumpang. Berselang 5 menit bus sudah datang ke melayani penumpang karena pemerintah menyediakan armada yang cukup banyak. Sehingga masyarakat tidak jenuh menunggu di tempat pemberhentian. 

Salah seorang sopir bus rute Ubung-Ubud, Nanang Sulisianto kepada Bali Tribune, Rabu (20/1) mengatakan, animo masyarakat yang menggunakan bus ke Ubud cukup tinggi. Jika di waktu liburan maupun Sabtu dan Minggu, banyak orangtua yang mengajak anak-anaknya jalan-jalan ke Ubud. "Makanya setiap hari libur ramai penumpang. Tapi karena masih pandemi, penumpang dibatasi untuk menerapkan protokol kesehatan jaga jarak," katanya. 

Bus rute ini melayani penumpang setiap hari, dimulai pukul 04.30 Wita hingga keberangkatan terakhir pukul 17.30 Wita dari Terminal Ubung. "Sering juga ada orang asing naik bus dari Ubud ke Ubung. Mungkin mereka mau coba busnya atau memang tujuannya ke Denpasar," ucap Nanang. 

Salah seorang penumpang dari Denpasar, Maya mengaku menggunakan angkutan massal ini sangat nyaman. Sebelum naik bus, harus mempelajari rute-rutenya yang ada di Aplikasi Teman Bus untuk memperlancar perjalanan ke tempat tujuan.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.