Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Tuksedo Studio, Pamer Unit Replika Mobil Klasik di Bandara Ngurah Rai

Bali Tribune / PAMERAN - Ketua Umum IMI Pusat yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (baju kuning) membuka Pameran ‘Welcome To Bali’, Rabu (19/4).
balitribune.co.id | Badung - Mendukung pameran ‘Welcome To Bali’, 19 April-20 Mei 2023, rumah produksi replika mobil klasik, Tuksedo Studio  Bali, Jalan Tukad Tampuagnano 356 Ketewel, Gianyar memajangkan Empat unit replika mobil klasik di area Signage terminal kedatangan domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Empat unit replika mobil klasik itu yakni, Mercedes Benz 300 SL Gullwing (1957), Porsche 356  A Coupe (1955-1959), Porsche 356 speedster ( (1953-1956) dan Porsche 550 Spyder.(1953-1956)
 
Owner Tuksedo Studio Laksamana Gusti Handoko menjelaskan, selain menyambut musim libur, pameran juga bertujuan  untuk memperkenalkan lebih jauh keberadaan Tuksedo Studio.
 
“Kami ingin lebih memperkenalkan Tuksedo Studio sebagai rumah produksi otomotif dengan kekhususan pada pembuatan mobil sport klasik yang tidak lagi diproduksi pabrik asalnya,” kata Laksamana.
 
Laksamana menjelaskan, seluruh pengerjaan replika mobil klasik ini dibangun dengan buatan tangan (handmade) dan memanfaatkan tenaga SDM lokal yang sebagian besar memiliki kualifikasi sarjana. Untuk SDM yang handal, Tuksedo Studio bekerja sama dengan Universitas Udayana dan Institut Seni Indonesia Denpasar.
 
“Kesulitan paling terasa adalah pembentukan bodi dan sasis. Agar performa dan sensasi lebih maksimal bahan dasar  menggunakan bahan automotive-grade alumunium,” kata dia lagi.
 
Pameran ‘Welcome To Bali’ dibuka Ketua Umum IMI Pusat yang juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), Rabu (19/4).
 
Bamsoet  sangat mengapresiasi mobil karya Tuksedo Studio. Menurut dia, hadirnya replika mobil klasik Tuksedo mampu memenuhi hasrat para pecinta mobil klasik, juga menunjukan kepada dunia, bahwa seniman Indonesia juga bisa memproduksi dan merestorasi berbagai mobil klasik.
 
“IMI bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mendukung  industri modifikasi otomotif, baik dalam bentuk kit car hingga restoras. Harapannya, Tuksedo Studio bisa terus meningkatkan kualitas produksi. Sehingga mampu berpartisipasi dalam menggerakkan roda ekonomi kreatif di Bali, serta menjadi bagian dari industri kreatif otomotif Indonesia yang sedang mengalami perkembangan pesat dewasa ini," beber Bamsoet.
 
Sebagai  bentuk dukungan, Bamsoet membeli dua unit replika mobil klasik karya Tuksedo studio yakni Mercedes Benz 300 SL dan Porsche 550 Spyder.
wartawan
HEN
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.